Home Article BEC III : Kebo-keboan Jadi Tema Karnaval

Idnews.co.id @
6512
Posted Image
BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi kembali akan menggelar Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) III awal September mendatang. Kebo-keboan dipastikan menjadi tema yang diangkat dalam karnaval yang memadukan modernitas dengan seni tradisional ini.

"Tema Kebo-keboan dipilih berdasarkan masukan dari para seniman dan budayawan Banyuwangi. Karena kepeduliannya pada pelestarian budaya asli Banyuwangi, para seniman dan budayawan bahkan bersedia mengawal workshopnya sehingga dari sisi konsep tidak akan melenceng" Kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ((Disbudpar) Suprayogi
“Di barisan terdepan akan ditampilkan 300 penari Gandrung yang akan menampilkan welcome dance untuk para tamu,” ujar Yogi.

"Setelah itu akan tampil Kebo-keboan asli sebagaimana yang biasa ditampilkan di Desa Alas Malang, yang dilanjutkan dengan penampilan Kebo-keboan ala BEC III" lanjutnya.

Tema Kebo-keboan yang menginspirasi BEC III ini akan dibagi menjadi 3 sub tema yang menggambarkan tentang sifat dasar manusia. Yakni Kebo Geni, Kebo Bayu Tirto dan Kebo Bumi.

Kebo Geni menggambarkan semangat, motivasi, amarah dan kepahlawanan. Warna yang dominan dipakai adalah hitam dan merah. Kebo Bayu Tirto menggambarkan tentang kehidupan, dengan 3 warna dominannya hitam, silver dan putih.
Sedangkan Kebo Bumi yang menggambarkan tentang kesuburan lebih dominan pada warna hitam dan emas. Ketiga Kebo tersebut akan tampil dengan tanduk, kliningan sapi, dilengkapi dengan ekor dan sayap yang memperlihatkan kekhasan Banyuwangi seperti motif Gajah Oling.

Yang tak berubah adalah nantinya tetap akan ditampilkan musik yang gemebyar dikolaborasikan dengan fashion dan koreografi yang dibawakan peserta BEC III. Hanya saja koreografi tarian yang ditampilkan, terang Yogi, tak lagi menggunakan modern dance melainkan traditional dance.

Untuk menjaring peserta BEC III ini, Yogi mengatakan, Disbudpar akan membuka audisi pada akhir bulan ini (Mei). Tak hanya kalangan pelajar dan mahasiswa saja yang dilibatkan, tapi juga kelompok – kelompok profesional seperti sanggar - sanggar tari dan juga masyarakat umum. (banyuwangikab)
comments powered by Disqus