IDNEWS.CO.ID – Misi PBB di Afghanistan mengatakan tambah banyak penduduk sipil yang meninggal dunia atau banyak luka dalam tiga bulan terakhir ini dibanding waktu yang sama sepuluh tahun terakhir ini.

Dalam sebuah laporan diketahui jika 1.174 penduduk sipil meninggal dunia dan 3.139 yang lain banyak luka pada kuartal ketiga tahun ini, atau naik 42 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Dalam kuartal sebelumnya, 785 penduduk sipil meninggal dunia dan 1.254 yang lain banyak luka.

Beberapa angka terkini itu memperlihatkan jika lebih dari delapan ribu orang meninggal dunia dalam sembilan bulan pertama tahun ini. Misi Pemberian PBB di Afghanistan mengatakan sejumlah besar meninggal dunia gara-gara tindakan kelompok gerilyawan anti-pemerintah.

Laporan itu mengatakan wanita dan beberapa anak yang meninggal dunia terhitung lebih dari 41 persen dari jumlahnya korban meninggal dunia, dimana 631 anak meninggal dunia dan 1.830 yang lain banyak luka.

“Resiko pertarungan di Afghanistan pada penduduk sipil menandakan utamanya pembicaraan damai yang ke arah pada gencatan senjata dan penyelesaian politik permanen untuk perselisihan itu, tidak ada cara lain,” papar Tadamichi Yamamoto, Utusan Teristimewa Sekjen PBB Buat Afghanistan.

“Jumlahnya penduduk sipil yang meninggal dunia betul-betul tidak bisa diterima, utamanya dalam kerangka adanya pernyataan luas jika tidak bisa ada solusi militer dalam perselisihan di Afghanistan,” imbuhnya. (ndi)

LEAVE A REPLY