Ilustrasi

IDNEWS.CO.ID – Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Fritz Edward Siregar, mengutarakan sampai ini hari lembaganya sudah terima 15.052 hasil dan laporan. Dari masalah pelanggaran administrasi sampai pidana Pemilu 2019.

“Yang laporan itu ada 1581, hasil 4462. Laporan itu dari warga yang ditemukan pengawas pemilu di TPS, desa, kota atau provinsi,” kata Fritz umur buka puasa di kawasan Tanah Abang di Jakarta, Senin (28/5/2019).

Dari keseluruhan pelanggaran, sekitar 553 pelanggaran pidana, 148 pelanggaran masih dalam proses, 1.096 pelanggaran hukum yang lain, 162 pelanggaran kaidah, 12.138 pelanggaran administrasi dan 980 category bukan pelanggaran.

“1.096 pelanggaran hukum yang lain itu bersangkutan dengan pelanggaran netralitas ASN dan Polri. Serta 162 pelanggaran kaidah dugaan yang dilakukan KPU maupun Bawaslu,” ujarnya.

Fritz menambahkan dari semuanya wilayah di Indonesia wilayah yang terbanyak laporan merupakan Jawa Timur, Jawa Barat, Sulawesi dan Jawa Tengah.

“Dari 1552 laporan yang di terima Bawaslu data hasil paling tinggi itu ditemukan di Jawa Timur hampir ada 10.066 Sulsel 806, Ja-bar 582, Sulteng 475 dan Jateng 475,” jelasnya.

Sedangkan dari 1.581 laporan yang disampaikan warga, laporan tertinggi berada pada Propinsi Sulawesi Selatan sekitar 215, Papua 145, Jawa Barat 141, Jateng 127 dan paling rendah dari provinsi Aceh 95 laporan. (ach)

LEAVE A REPLY