IDNEWS.CO.ID – Catalan untuk sejenak harus melupakan pertikaian politiknya dengan Spanyol. Ya, wabah pandemi Virus Corona membuat wilayah yang ingin merdeka ini terpaksa meminta bantuan kepada pemerintah Negeri Matador.

Menurut data resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Spanyol saat ini menduduki posisi kedua dengan kasus Covid-19 terbanyak di dunia. Kasus Covid-19 di Spanyol bahkan melebihi Italia, dengan catatan 131.646 kasus, 12.641 diantaranya meninggal dunia.

Jumlah ini lebih banyak dari Italia yang saat ini berada di urutan ketiga dengan jumlah 127.948 kasus. Akan tetapi, jumlah pasien meninggal dunia Italia lebih banyak dengan catatan 15.887.

Menurut laporan Politico.eu, Catalan yang wilayahnya ada di teritorial Spanyol ini juga terkena imbas pandemi ini. Tercatat ada lebih dari 22.000 kasus, dan merenggut 2.093 jiwa.

Kondisi darurat ini membuat pemerintah Catalan meminta bantuan kepada Spanyol. Lewat Menteri Kesehatan, Alba Verges, Catalan secara resmi meminta bantuan kepada negara seteru politiknya itu.

Dalam wawancara dengan Catalunya Radio, Verges tak hanya meminta bantuan tenaga medis, tetapi juga meminta dukungan militer Spanyol untuk sejumlah tugas. Sikap ini diambil Catalan, setelah sempat menolak tawaran yang diajukan pemerintah Spanyol lantaran ambisinya untuk merdeka dari negara itu.

“Kami sudah meminta bantuan tak hanya untuk mendirikan rumah sakit darurat, tetapi juga dokter dan perawat,” ucap Verges dikutip Politico.eu.

Hingga berita ini diturunkan, sejumlah personel militer Spanyol sudah membantu mendirikan sebuah rumah sakit darurat daerah Sabdell, kota yang dekat dengan Barcelona.

Tercatat, ada 1.764 pasien Covid-19 dalam kondisi serius, dan 1.800 lainnya memasuki fase akut. Sementara itu, 3.500 petugas kesehatan yang bertugas di garis depan positif terjangkit setelah melewati tes medis. (ach)

LEAVE A REPLY