Ilustrasi Ibu dan bayi. Foto: Orami

IDNews.co.id – Si kecil yang baru-baru ini lahir ke dunia, semestinya tak ingin jauh-jauh dari figure ibunda. Apalagi, kedekatan ibu dan bayi bisa memberikan fungsi, mulai dari kedekatan emosional sampai pencegahan penyakit.

Diantara satu cara kedekatan ibu dan anak yakni melalui skin to skin kontak atau kontak antar kulit ibu dan bayi. Sistem ini biasanya dimaksud dengan kangaroo mother care, dengan tempelkan si kecil ke badan ibu tanpa tertutupi sehelai benang juga.

Jenis fungsi pastinya sanggup dirasa si kecil yang masih beradaptasi usai dilahirkan. Selanjutnya tiga fungsi utama melakukan skin to skin kontak yang dijabarkan Dokter Spesialis Anak, dr. Bernie Endiarini Medise, Sp. A (K), MPH, pada Rabu (11/7/2018).

1. Termoregulator

Saat si kecil alami kedinginan atau hipotermia, segera melakukan skin to skin kontak biar suhu ibu yang lebih tinggi sanggup menyerang pada bayi. Apalagi, bayi dengan hipotermia condong alami nadi cepat makanya sistem ini bisa membuatnya lebih tenang dan suhu dan nadinya normal kembali.

2. Minim infeksi

Sistem ini ampuh menghindar infeksi yang riskan mengintai si kecil. Karena, di dada ibu ada kuman baik yang saat skin to skin dilakukan, membuatnya berubah ke badan bayi. Bakteri baik itu sanggup menopang tingkatkan imunitas si kecil. Bahkan, sistem skin to skin kontak sanggup menopang kurangi angka kematian.

3. Tambahkan nutrisi

Dengan mempererat kedekatan ibu dan si kecil, buat ASI dengan mudah dikasihkan. Sistem skin to skin kontak ini buat bayi sanggup meraih puting ibu dengan mudah dan sang ibunda bisa pula mendalami sewaktu-waktu si kecil butuh ASI.(ndi)

LEAVE A REPLY