Ilustrasi virus corona/COVID-19.

IDNEWS.CO.ID – Sebanyak 183 orang anggota jemaah Masjid Jami Kebon Jeruk, Tamansari, Jakarta Barat, harus diisolasi di dalam masjid karena berstatus Orang dalam Pemantauan (ODP). Tiga orang di antaranya diketahui positif virus corona setelah diperiksa kesehatan masing-masing.

Kabar tiga orang jemaah yang terjangkit itu dikonfirmasi oleh Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi. Ketiga orang diketahui berasal Medan, Sumatera Utara, dan mereka sudah dibawa ke Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.

“Dari 183 jamaah yang diisolasi itu tak semuanya warga negara Indonesia (WNI), melainkan ada juga para warga negara asing (WNA)” ujar Rustam dikonfirmasi, Minggu (29/3/2020).

Wali Kota menyebutkan total ada 78 warga asing yang diisolasi di Masjid Jami Kebon Jeruk, antara lain 48 warga India, 10 warga Bangladesh, 4 warga Srilanka, 10 warga Palestina, 5 warga Palestina, dan 1 warga Pakistan.

Rustam mengatakan bahwa Masjid Jami Kebon Jeruk memang selalu dipenuhi jemaah. “Mereka adalah ustaz yang tablig keliling ke rumah-rumah dan juga ada jemaah dari mancanegara serta nusantara yang berziarah serta untuk beberapa waktu berdiam di masjid itu. Ini sudah berlangsung lama,” ujarnya.

Jemaah yang positif corona diketahui setelah Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat menggelar rapid test kepada para jamaah di masjid itu pada Kamis, 26 Maret .

Selama diisolasi, mereka tak diperkenankan untuk keluar area masjid. Sedangkan untuk urusan logistik akan disalurkan oleh Suku Dinas Sosial Jakarta Barat. Mereka diimbau untuk mengikuti SOP yang diberikan, terutama untuk menjaga kesehatan. (fat)

LEAVE A REPLY