IDNews.co.id – Sebanyak 7.344 pemudik meninggalkan Batam melalui jalur laut, Jumat (16/6). Sebagian besar melalui kapal PT Pelni, yakni kapal KM Kelud dan KM Umsini sebanyak 6.340 orang. Sementara melalui Pelabuhan Domestik Sekupang sebanyak 1.004 orang.

Pemudik yang diberangkatkan via kapal PT Pelni sudah memadati Pelabuhan Batuampar sejak pukul 06.00 WIB. Padahal kapal berangkat pukul 12.00 WIB dengan tujuan Tanjungpriok, Jakarta.

Kepala Cabang PT Pelni Batam Ending mengatakan, dua kapal langsung berangkat pada Jumat (16/6). KM Umsini tujuan Tanjungpriok dan KM Kelud tujuan Belawan, Medan.”Karena pemudik sudah mulai meningkat,  jadi dua kapal langsung turun, Umsini merupakan kapal bantuan khusus angkutan mudik,” ujarnya.

Ending menambahkan, enam ribu lebih pemudik diberangkatkan ke dua kota tujuan tersebut. Berikutnya kapal akan kembali berlabuh Senin (19/6) dengan tujuan Belawan.”Setelah mereka tiba di Belawan langsung kembali ke Batam untuk menjemput pemudik lainnya,” terangnya.

Arus mudik kali ini juga mendapat perhatian dari Direktur SDM PT Pelni Insan Purwarisya. Dalam kunjungan ke Pelabuhan Batuampar, dia ikut meninjau arus mudik serta stok makanan hingga alat keselamatan angkutan mudik.”Saya memastikan seluruh alat keselamatan tersedia. Inikan penumpang tujuannya jauh, mereka di kapal lebih kurang enam hari, tentunya harus diperhatikan makanan mereka,” ujarnya.

Pelni, menurutnya, masih mejadi angkutan mudik favorit. “Saat persaingan seperti ini mereka masih menyenangi angkutan Pelni,” ujarnya. Beberapa penumpang yang mudik menuturkan, mudik bersama keluarga besar lebih hemat menggunakan kapal daipada pesawat terbang. “Dari segi harga udah sangat berbeda,” ujarnya.

Disinggung mengenai kondisi pelabuhan penumpang, Insan mengungkapkan, itu menjadi tanggung jawab dari pengelola. Namun, menurutnya, yang penting keamanan dan mobilisasi calon penumpang. “Saya apresiasi langkah Pelni Batam yang memberikan kemudahan calon penumpang menuju kapal,” ungkapnya.

Dia berharap ke depan kondisi pelabuhan bisa memiliki kualitas yang sama dengan bandara. “Karena sama- sama kepentingan umum, kami harapkan bisa sama fasilitasnya,” imbuhnya.

Sementara itu, meskipun belum terjadi peningkatan arus mudik di Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS), setidaknya 1.004 pemudik meninggalkan Batam.”Rata- rata seribu lebih orang sudah mudik,”kata Kepala Syahbandar PDS, Jumat (16/6) lalu.

Diperkirakan jumlah pemudik di pelabuhan domestik ini akan terus meningkat hingga beberapa hari sebelum perayaan Idul Fitri. “Biasanya ini akan terus meningkat sampai beberapa hari sebelum lebaran,”  tambahnya. (ndi)

LEAVE A REPLY