Peng Yinhua saat dirawat di rumah sakit.

IDNEWS.CO.ID – Banyak duka yang harus diterima masyarakat China karena wabah virus corona COVID-19 yang muncul di Wuhan akhir 2019 lalu. Salah satunya adalah yag harus dialami oleh seorang dokter berusia 29 tahun dari Wuhan. 

Dokter tersebut yang diketahui bernama Peng Yinhua, meninggal dunia pada 20 Februari lalu karena terpapar virus corona. Yang memilukan adalah, sang dokter diketahui akan menikahi tunangannya pada 1 Februari lalu. 

Ia rela menunda pernikahannya untuk bergabung bersama rekannya yang lain memerangi wabah virus mematikan itu. Dokter paru dan perawatan kritis di First People’s Hospital itu pun tidak memesan tempat untuk pernikahan atau bahkan mengirim undangan. Dia bahkan tidak bisa menghabiskan waktu dengan tunangannya selama Tahun Baru Imlek.

Dilansir dari laman World of Buzz, saat menjalankan tugasnya untuk merawat pasien yang positif terkena virus COVID-19, Peng terinfeksi virus dan dirawat di rumah sakit pada 25 Januari. Keadaannya memburuk tidak lama setelah itu, dan pada tanggal 1 Februari, hari dimana dia seharusnya menikah, dia masuk ke ruangan Intensif Care Unit (ICU).

Hingga akhirnya pada 20 Februari, Peng meninggal dunia pada pukul 21.50. Kematian Peng ini mendapat banyak ucapan duka dari masyarakat China. Mereka berharap tidak ada lagi petugas medis yang terinfeksi virus ketika bekerja di garis depan.

“Dia kuat dan optimis,” kata seorang pasien di rumah sakit yang mengenalnya.

“Dia seharusnya memiliki masa depan dan kehidupan yang lebih baik. Saya benar-benar tidak ingin melihat dokter lain mati,” kata seorang warganet.

LEAVE A REPLY