IDNews.co.id – Rumah tangga pasangan selebriti Aming dan Evelyn berakhir. Gugatan cerai ke Pengadilan Agama (PA), Jakarta Selatan, dikabulkan majelis hakim. ”Sudah tadi putusannya. Sudah dibacakan poin-poinnya, amarnya sudah juga,” ujar Devi Waluyo kuasa hukum Aming ketika ditemui di Pengadilan Agama (PA), Jakarta Selatan, Jumat (16/6) lalu.

Pasangan yang mengucap janji suci pada 5 juni 2015 resmi bercerai. Dalam proses persidangan beragendakan putusan itu. Kedua belah tak hadir. Masing-masing diwakili kuasa hukumnya. Jika Aming di wakilili Devi Waluyo, sedangkan Evelyn diwakili Henry Indraguna.

”Akhirnya antara Aming dan Evelyn disudahi pernikahannya dan paling nanti kita menunggu panggilan buat ikrar talak,” katanya.

Rencananya, proses ikrar dan talak dilakukan bulan depan. ”Kemungkinan di tanggal 21 Juli. karena harus berkekuatan hukum tetap dulu,” terangnya.

Tak ada permintaan dari kedua belah pihak. Semuanya telah disepakati diluar persidangan. ”nggak ada. Kami kan sudah ada kesepakatan yang sudah kita sepakati bersama. Dan di situ sudah jelas kesepakatannya,” sambung Henry Indraguna kuasa hukum Evelyn.

Yang pasti dalam putusan tersebut. Aming masih memberikan nafkah kepada Evelyn selama tiga bulan. Termasuk memberikan apartemen kepada mantan istrinya.  ”Mengenai nafkah Id’dah tadi juga rekovensinya sudah diatur juga, sudah ikut kesepakatan aja. Mengenai Id’dah dan mu’taddah yang satu unit apartemen itu,”lanjut Devi Waluyo

Nilai yang akan diterima Evelyn sekitar Rp 8 juta perbulan. Putusan itu pun telah terima Evelyn. ”Insya Allah menerima,” terang Henry.

”Cuma memang dua duanya nggak bisa hadir hari ini mungkin berat mendengar putusan,” sambungnya.

Penyerahan apartemen sendiri dilakukan setelah proses ikrar dan talak. ”Nanti diproses. Sambil nunggu ikrar talak kan semuanya harus disiapkan. Soalnya kan balik nama dan lain sebagainya itu proses,” tuturnya.

Lantas bagaimana dengan Evelyn ? Devy mengaku Evelyn pastinya sedih dengan putusan tersebut. Namun Karena ini yang terbaik bagi mereka berdua. dia pun berusaha untuk menerima dengan lapang dada putusan itu.

”Ya ini yang terbaik bagi kedua belah pihak. Karena beliau juga sudah kesepakatan ya sudah,” katanya.

”Jadi prinsipnya kita di rumah semuanya nangis-nangis, kita saja yang harus senyum di sini berdua,” sambungnya. (ndi)

LEAVE A REPLY