Ilustrasi

IDNews.co.id – Memperingati satu tahun operasional Green Pramuka Square sejumlah kegiatan digelar pihak pengelola dengan melibatkan pengunjung yang ditujukan untuk menumbuhkan kepedulian bagi anak-anak penyintas kanker.

Menurut General Manager Green Pramuka Square Liza Monalisa kegiatan digelar sejak akhir pekan lalu (3/12) berupa kompetisi stupa art competition yaitu lomba melukis di media berbentuk telor setinggi hampir satu meter yang pemenangnya berdasarkan vote (pilihan) pengunjung.

“Setiap pengunjung yang memberikan vote secara tidak langsung menyumbangkan Rp 10.000,- yang disalurkan melalui Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) dan berkesempatan memenangkan hadiah smartphone. Periode vote dilakukan sejak 3 Desember hingga 20 Desember dan diumumkan pada 23 Des,” tuturnya, hari Minggu (3/12/2017) lalu.

Selain itu, lanjutnya, sebagai rangkaian kegiatan perayaan setahun operasional Green Pramuka Square sejumlah anak-anak penyintas kanker yang berada di bawah naungan YKAKI juga akan diundang ke Green Pramuka Square untuk dapat bermain di arena permainan (Funworld).

Pengelola Green Pramuka Square berharap kegiatan yang digelar dengan melibatkan pengunjung dapat meningkatkan kepedulian terhadap anak-anak penyintas kanker di Indonesia yang secara statistik terus meningkat.

Catatan Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan jumlah kasus anak-anak yang baru terdiagnosa kanker di seluruh dunia meningkat 13 persen dalam dua dekade terakhir, termasuk kasus di Indonesia.

Tingginya penderita kanker pada anak disebabkan karena tingginya tingkat pencemaran dan polusi serta gaya hidup anak yang semakin tidak sehat di wilayah perkotaan (urban) maupun ketidaktahuan masyarakat terhadap gejala kanker.

Terdapat lima jenis kanker yang paling banyak diderita anak yaitu kanker darah atau leukimia, kanker otak, kanker syaraf, kanker ginjal dan kanker neuroblastoma. Seluruh kanker tersebut umumnya berkembang akibat lambatnya deteksi dini.

“Harapan kami tentu saja, Green Pramuka Square dapat menjadi bagian dari penanggulangan kasus kanker di Indonesia yang sampai saat ini masih terbatas dalam hal sarana maupun prasarana perawatannya,” tutur Liza.

Hingga saat ini dengan jumlah penderita kanker anak yang cenderung meningkat setiap tahunnya hanya terdapat empat instalasi perawatan kanker khusus anak di Yogyakarta, Semarang, Bandung dan Makassar.(ndi)

LEAVE A REPLY