Apakah Anda berpikir untuk mewarnai rambut selama kehamilan?

Sebenarnya, tidak ada alasan mengapa Anda harus menghindari menyemir rambut ketika hamil. Penelitian wacana hubungan semir dan kehamilan memang terbatas, tetapi sebagian besar menyarankan bahwa zat kimia yang ada dalam semir tersebut ternyata bebas racun dan kondusif dipakai pada kehamilan. Bahan kimia tersebut tidak membahayakan janin yang sedang berkembang. Ini benar-benar kondusif dipakai pada perempuan hamil dan menyusui.

Jika Anda tetapkan untuk mewarnai rambut Anda ketika hamil, Anda harus mempertimbangkan aba-aba keselamatan umum seperti:
•    Ikuti petunjuk paket dengan saksama
•    Pakai sarung tangan dan batasi kontak kulit sambil memakai semir pada rambut
•    Perhatikan tanggal kedaluwarsa.
•    Cuci rambut dengan saksama untuk memastikan semua pewarna telah terbilas.

Tips Menyemir Rambut selama masa Kehamilan

Stretch mark, kaki bengkak, dan mood swings tak terelakkan ketika hamil. Namun untuk pewarnaan rambut, Anda masih sanggup mengaturnya. Anda benar-benar sanggup memegang kendali dan tetapkan apa yang terbaik bagi Anda sementara pada ketika bersamaan melindungi janin yang sedang tumbuh. Berikut yaitu tips untuk memastikan bahwa Anda sudah berhati-hati dalam melaksanakan pewarnaan rambut.

Tunggu hingga trimester kedua
Meski kondusif memakai pewarna rambut ketika hamil, kebanyakan dokter dan mahir kesehatan menyarankan ibu hamil untuk menunggu hingga trimester kedua. Trimester pertama yaitu fase terpenting bagi Anda dan bayi yang sedang berkembang. Otot terbentuk, organ badan terbentuk, tangan dan anggota badan membentuk, akord vokal sedang berkembang dan folikel rambut mulai berkembang selama 12 ahad pertama. Meskipun tidak ada bukti yang menawarkan pengaruh berbahaya pewarna pada bayi yang sedang berkembang, akan lebih kondusif untuk tidak mengambil risiko. Anda niscaya sanggup kompromi 12 ahad pertama masa bayi Anda dan menunggu hingga trimester kedua.

Baca juga :  Tahap Perkembangan Janin Trimester Kedua Kehamilan

Memilih teknik yang lebih kondusif
Begitu Anda mendapat sinyal hijau dari dokter, hal pertama yang harus Anda lakukan yaitu menciptakan komitmen dengan salon Anda. Carilah isu wacana teknik pewarnaan rambut yang mereka gunakan untuk mewarnai rambut. Terutama ada 2 jenis teknik warna “Root-to-tip” dan “Hair Shaft”. Pada teknik ujung ke ujung, pewarna rambut dioleskan dari kulit kepala ke ujung yang menciptakan kulit menyerap materi kimia ini. Namun, alternatif yang lebih kondusif yaitu teknik shaft rambut di mana warnanya diaplikasikan pribadi pada batang rambut. Cara ini lebih kondusif bagi perempuan hamil.

Pilihlah warna yang lembut
Hal penting lain yang perlu diingat yaitu jenis warna yang Anda pilih. Pewarna yang bebas dari pemutih dan amonia sanggup menjadi pilihan teraman ketika Anda hamil. Henna dan pewarna berbasis sayuran bersifat herbal, alami dan jauh lebih kondusif daripada pewarna kimia berbasis amonia. Penting untuk menyidik label produk pewarna rambut yang Anda beli.

Jaga ventilasi

Ketika mewarnai kebanyakan perempuan mengabaikan aspek penting ini. Jika Anda berada di rumah atau di salon, penting untuk duduk di tempat yang berventilasi baik. Hal ini terutama alasannya yaitu Anda dihentikan menghirup aroma pewarna ketika Anda sedang hamil. Menjaga tempat berventilasi memastikan Anda bernapas dengan benar dan tidak menghirup zat kimia yang ada dalam semir rambut.

Hindari kontak dengan kulit kepala

Highlight rambut lebih disarankan dibandingkan dengan mewarnai seluruh rambut ketika hamil. Hal ini alasannya yaitu area yang terpapar pewarna lebih sedikit dan berada  1-2 cm di atas kulit kepala. Dengan demikian, kontak pribadi dengan kulit kepala selama proses pengecatan sanggup dihindari.

Uji pada untaian rambut terlebih dahulu
Sebelum mengoleskan seluruh pewarna rambut pada rambut Anda, mungkin lebih baik mempertimbangkan untuk menguji untai rambut terlebih dahulu. Perubahan hormonal dalam kehamilan sanggup menyebabkan rambut Anda bereaksi berbeda dari biasanya. Karena Anda tidak menyadari adanya perubahan, disarankan semoga Anda mewarnai untaian rambut tunggal terlebih dulu untuk tujuan pengujian. Ini akan membantu Anda memahami bagaimana rambut Anda merespons pewarna dan mencegah Anda dari kegagalan total.

Baca juga : Apa itu Vaginal Seeding?

Meskipun tidak ada batasan penggunaan pewarna rambut pada kehamilan, disarankan semoga Anda menunggu selama 12 ahad dan hanya memakai warna rambut kimia alami dan beracun. Dengan cara ini Anda melindungi diri dan bayi Anda sepenuhnya.