KEMUDAHAN-Pedagang di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) tengah mengajukan kredit Monas UMKM. foto; istimewa

IDNEWS.CO.ID – Sektor UMKM membutuhkan permodalan untuk mengembangkan usaha. Karena itu, Bank DKI terus menggenjot penyaluran kredit kepada sektor UMKM di pasar-pasar ibu kota. Per September 2019, Badan Usaha Milik Daerah tersebut telah menyalurkan kredit UMKM sebesar Rp1,4 triliun. Angka ini meningkat 25,2 persen dibandingkan periode September 2018, yakni sebesar Rp1,1 triliun.

Menurut Sekretaris Perusahaan PT Bank DKI Herry Djufraini, Kamis (21/11/2019), pemberian kredit ini menjadi bukti bahwa pihaknya terus mendukung pengembangan usaha dalam pemberian modal bagi pelaku UMKM. Seperti penawaran kepada pedagang Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC).

Melalui produk Kredit Monas 25, 75 dan 500, pedagang di pasar tersebut dapat mengajukan pinjaman dengan platfon dari Rp5 – Rp500 juta. Sehingga dapat dimanfaatkan sebagai akses tambahan modal usaha.

Herry menambahkan, setiap pedagang dapat dengan mudah mengajukan pinjaman modal tersebut. Terlebih pedagang di PIBC sebelumnya telah mengantongi Kartu Pedagang. Pasalnya dengan memiliki kartu tersebut, portofolio keuangan dari usaha yang dijalani sudah terekam dalam aktivitas rekening para pedagang.

Sebelumnya, Dirut Bank DKI Zainuddin Mappa menyatakan, pedagang-pedagang yang miliki kios dan rekening tabungan di Bank DKI akan dijadikan sebagai parameter untuk pemberian kredit. (ach)

LEAVE A REPLY