Papan pemberlakuan Peraturan Ganjil/Genap

IDNEWS.CO.ID – Aturan ganjil genap atau melarang kendaraan bermotor melalui sejumlah jalanan di Jakarta di hari tersendiri, merujuk pada nomer polisi kendaraan, diperkirakan akan susah diterima warga saat kebijakan itu direncanakan tampak . Menurut analis kebijakan transportasi Azas Tigor Nainggolan, hal tersebut karena ada kisaran waktu yang cukuplah lama sejak ketentuan sekali-kalinya diresmikan pada pesta olahraga Asian Games 2018, sampai saat ini.

“Kalaupun saat ini setelah ketentuan dirubah ingin dikembalikan , semestinya akan ada resistensi dari warga atas rencana itu,” papar Azas di Jakarta, Rabu (17/7/2019).

Azas menyampaikan, sebagai faksi yang acapkali memberikan pandangan tentang kebijakan transportasi di Jakarta, dia pernah menganjurkan agar ganjil genap terus diresmikan sekali lantas Asian Games usai. Meskipun demikian, Pemerintah Propinsi DKI tidak menetapkan Pergub yang berubah menjadi basic hukum atas ketentuan yang dapat di buktikan mengurangi kemacetan Jakarta itu.

“Kala pengurangan penerapan ganjil genap seusai Asian Games, ane protes dan ane meminta biar tetap diresmikan seperti jaman Asian Games,” papar Azas.

Azas mengemukakan, secara pribadi, dia sepakat jika ganjil genap yang saat ini diusulkan kembali pemberlakuannya oleh Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), diaplikasikan di Jakarta. Akan tetapi, DKI kesempatan ini harus berkesinambungan mengimplementasikan ketentuan, membuat warga dapat terima kebijakan yang sudah pernah diresmikan itu.

“Permasalahannya, kalaupun ketentuan ingin diresmikan seperti jaman Asian Games, warga ingin terima atau tidak?” papar Azas.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Bambang Prihartono, menganjurkan Pemerintah Propinsi DKI Jakarta untuk memperluas metode ganjil genap yang sudah pernah diresmikan saat Asian Games 2018. Waktu perberlakuan selama 15 jam. Hal tersebut dilakukan karena kemacetan yang makin parah di sejumlah ruas jalan di Ibu Kota.

“Memang kemacetan sudah parah, kita harus memperhitungkan itu. Oleh karena itu BPTJ berdasarkan latar belakang tadi menganjurkan kebijakan yang sudah sudah pernah kita kerjakan,” papar Bambang.

Ini ruas jalan yang diresmikan ganjil-genap saat Asian Games 2018:

1. Jalan Medan Merdeka Barat
2. Jalan MH. Thamrin
3. Jalan Jenderal Sudirman
4. Jalan Sisingamangaraja
5. Jalan Jenderal Gatot Subroto
6. Beberapa Jalan Jenderal S Parman (simpang Slipi – simpang Tomang)
7. Jalan MT Haryono
8. Jalan HR Rasuna Said
9. Jalan Jenderal DI Panjaitan
10. Jalan Jenderal Ahmad Yani
11. Jalan Benyamin Sueb
12. Jalan Metro Pondok Indah
13. Jalan RA Kartini

(fat)

LEAVE A REPLY