Ilustrasi Hiburan malam.Foto: Radar Malang

IDNews.co.id – Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan melakukan sosialisasi peraturan jam operasional usaha pariwisata selama bulan suci Ramadan. Sebanyak 250 tempat usaha pariwisata yang berada di Ibu Kota diberi pemahaman berkenaan jam operasional yang perlu dipatuhi.

” Spesial masuk bulan suci Ramadan kelak, ada hal tehnis yang akan ditata. Bapak dan Ibu sudah bertahun-tahun tahun pengalaman di Jakarta alami siklus ini, ” kata Anies pada para pelaku usaha pariwisata di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Anies meminta para pengusaha dapat menaati peraturan yang sudah dibuat. Terkecuali itu, peraturan ini dapat juga membuktikan Jakarta sebagai kota yang ramah untuk pengusaha namun masih tetap menjunjung tinggi nilai moral

” Kita tampilkan kalau kita taati peraturan yang ada. Kita tunjukkan kalau Jakarta kota yang ramah pada kegiatan usaha, selain itu kota yang menjunjung tinggi moral, ” pungkasnya.

Butuh diketahui, Pemprov DKI keluarkan Surat Edaran Nomor 17/SE/2018. Surat edaran itu di isi tentang Saat Penyelenggaraan Usaha Pariwisata pada Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.

Dalam surat edaran itu, diterangkan sebagian tempat hiburan mesti tutup sehari sebelumnya dan selama bulan Ramadan. Sehari yang disebut yaitu sehari sebelumnya Hari Raya Idul Fitri atau malam takbiran, hari pertama dan kedua Hari Raya Idul Fitri, dan sehari setelah Hari Raya Idul Fitri.

Beberapa tempat hiburan itu yaitu kelab malam, diskotek, mandi uap (spa), rumah pijat, arena permainan ketangkasan manual sampai elektronik sampai bar.

Sementara untuk tempat karoke berkategori eksklusif, Pemprov DKI cuma berikan saat jam operasional mulai jam 20. 30 WIB sampai 01. 30 dini hari. Untuk karaoke keluarga, di buka dari jam 14. 00 WIB sampai 02. 00 WIB dini hari.

Dalam surat edaran itu juga mengatur berkenaan operasional tempat hiburan biliar. Untuk tempat hiburan biliar yang bertempat didalam satu area dengan karaoke eksklusif, diijinkan beroperasi sejak jam 20. 30 WIB sampai 01. 30 WIB.

Tempat biliar yang tidak tergabung dengan karaoke eksklusif, beroperasi dari jam 10. 00 WIB sampai 24. 00 WIB. Dan semua tempat hiburan itu, mesti tutup keseluruhan pada H-1 Bulan Ramadan, hari pertama Bulan Ramadan, malam Nuzulul Quran, malam takbiran, Hari Raya Idul Fitri, dan H+1 Idul Fitri. (ndi)

LEAVE A REPLY