Black Panther.

IDNEWS.CO.ID – Sabtu pagi kemarin, 29 Agustus 2020, kabar duka yang sangat mengejutkan datang dari bintang Black Panther, Chadwick Boseman. Aktor itu meninggal dunia di usia 43 tahun setelah empat tahun berjuang melawan kanker usus yang dideritanya.

Pria yang juga dikenal lewat perannya yang mengagumkan sebagai legenda James Brown dan Jackie Robinson ini meninggal dunia sebelum perilisan film terbarunya, Ma Rainey’s Black Bottom di Netflix.

Peran Boseman sebagai pemain trompet ambisius di film ini disebut-sebut bakal membuatnya masuk nominasi penghargaan.

Meski Chadwick Boseman sukses berperan di film biopik seperti 42 dan Get On Up, dia akan selalu dikenang sebagai Black Panther dari Marvel Cinematic Universe (MCU). Kemunculan pertamanya adalah di film Captain America: Civil War tahun 2016.

Boseman membuat banyak orang kagum dengan aktingnya sebagai King T’Challa di empat film. Namun, film yang paling sukses tentu saja adalah film Black Panther.

Film solo Black Panther disebut-sebut sebagai film superhero paling sukses sepanjang masa, karena meraup lebih dari US$1 miliar di box office, membuat Marvel menerima piala Oscar pertamanya dan bahkan pertama kalinya film Marvel masuk nominasi Best Picture di ajang penghargaan itu.

Tak hanya itu, Black Panther juga sangat berarti bagi masyarakat kulit hitam, yang selama ini jarang melihat sesama mereka mengenakan kostum superhero dan menyelematkan dunia.

Black Panther 2 sendiri begitu dinanti-nantikan penggemar di seluruh dunia. Film sekuel ini masuk dalam Phase Four atau fase keempat MCU dan rencananya bakal tayang 6 Mei 2022 mendatang.

Namun, karena proses produksinya belum dimulai, masa depan film ini setelah meninggalnya Chadwick Boseman tak diketahui. Demikian dilansir dari laman Entertainment Weekly, Minggu, 30 Agustus 2020.

Melakukan casting ulang untuk mencari pengganti Boseman adalah suatu hal yang wajar dilakukan oleh Marvel. Namun, di situasi yang tak bisa diprediksi ini, para fans telah mengungkapkan bahwa mereka menolak Chadwick Boseman digantikan dengan aktor lain.

Masih ada kemungkinan fans belum mendengar suara Boseman untuk yang terakhir kali sebagai T’Challa. Dijadwalkan untuk debut tahun 2021 di Disney +, serial antologi What If bakal mengeksplorasi apa yang mungkin terjadi jika momen-momen penting dalam sejarah Marvel terjadi secara berbeda.

Sebelumnya, diumumkan bahwa semua bintang utama MCU akan menyuarakan suara mereka untuk serial animasi ini, tetapi saat ini tidak diketahui apakah Chadwick Boseman telah merekam bagiannya.

Presiden Marvel Studios sekaligus Direktur Kreatif Marvel, Kevin Feige sendiri telah merilis pernyataan resmi terkait meninggalnya Boseman.

“Meninggalnya Chadwick adalah hal yang memilukan. Dia adalah T’Challa kita, Black Panther kita dan teman baik kita. Setiap kali dia melangkah ke lokasi syuting, dia memancarkan kharisma dan kesenangan, dan setiap kali dia tampil di layar, dia menciptakan sesuatu yang benar-benar tak dapat dihapuskan,” ujar Feige,

“Dia mewujudkan banyak orang luar biasa dalam karyanya, dan tidak ada yang lebih baik dalam menghidupkan orang-orang hebat. Dia cerdas dan baik hati dan kuat seperti orang yang dia gambarkan. Sekarang dia sudah bersama mereka, para ikon selama berabad-abad. Keluarga Marvel Studios sangat berduka atas kehilangan ini dan kami berduka malam ini bersama keluarganya,” tambah Kevin Feige.

Selamat jalan, Chadwick Boseman, King T’Challa. Wakanda forever.(ria)

LEAVE A REPLY