Ilustrasi cuci mobil. Foto: Lakido.com

IDNews.co.id – Membersihkan mobil ialah di antara kegiatan yang acap dilakukan pemilik di waktu senggang. Kebersihan semestinya jadi di antara perhatian, supaya mobil tetap elok di pandang juga nyaman digunakan.

Tapi terkadang masih saja banyak pemilik mobil yang membersihkan dengan tehnik salah. Walau remeh, tapi dapat memiliki pengaruh pada hasil cucian, baik periode pendek ataupun periode panjang.

Technical Dukungan Meguiars Indonesia, Fadillah mengatakan, membersihkan mobil selayaknya memperhatikan titik sangat kotor terlebih dulu dari pada ruangan yang tampak lebih bersih.

“Area yang pertama kita bersihkan yang sangat kotor, yakni kaki-kaki setelah bersih segera cuci. Gunakan dua ember, begitu pula busa supaya kotoran yang sudah terangkat dari kaki-kaki tidak turut tercampur saat ingin membersihkan sisi body, ” katanya.

Sambung dia, setelah kaki-kaki seperti pelek dan kolong fender sudah bersih, langkah sesudah itu ialah membersihkan body mobil dengan wadah dan busa yang baru. Untuk sistem pencucian body, kata dia, pertama ialah sisi atap mobil, seterusnya baru turun ke sekitar kaca dan terakhir body tengah hingga bawah.

“Busa kita buat dua segi, satu segi untuk ruangan kepala dan kaca, dan sisi lagi untuk menyeka body tengah hingga bawah. Cara menyeka juga diperhatikan supaya tidak ada sisi kecil apa pun yang lewatkan saat sistem pengusapan, ” katanya.

Jika body dan kaki-kaki sudah dibasuh dengan air bertekanan, lanjutnya, segera keringkan dengan kanebo. Karena jika tidak dikeringkan akan mengakibatkan kerak mineral atau jamur dari bekas air bilasan.

Ini umum terjadi jika sabun yang digunakan mengandung PH tinggi atau rendah, setelah membersihkan tinggalkan ‘pulau’ atau jamur.(ndi)

LEAVE A REPLY