Wisatawan berada di kawasan Pantai Canggu, Badung, Bali, Kamis (4/6/2020)

IDNEWS.CO.ID – Sejak 31 Juli 2020, pariwisata di Bali sudah kembali dibuka untuk wisatawan domestik. Pembukaan destinasi wisata khususnya di Badung diberlakukan secara bertahap.

Pembukaan ini, kata PLT Kepala Dinas Pariwisata Badung, Cokorda Raka Darmawan harus lolos verifikasi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Verifikasi protokol kesehatan ini kata dia merupakan suatu cara memberikan rasa percaya pada wisatawan yang datang ke destinasi wisata yang menerapkan protokol Cleanliness, Health, Safety, Environmental friendly (CHSE) yang telah ditetapkan oleh WHO.

“Ini sebagai bentuk memberikan trust kepada wisatawan tentang aspek kebersihan, kesehatan hingga keselamatan di objek wisata dan diterapkan di industri wisata. Kami juga tidak mau mereka datang dan tertular di Bali selama berlibur,” jelas Cokorda dalam virtual conference, Jumat 4 September 2020.

Baca juga: Pariwisata Bali Mulai Menggeliat Sepanjang Agustus

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar objek wisata lolos verifikasi dan mendapatkan sertifikat.

Mulai dari, menyiapkan protokol kesehatan bagi pengunjung dan karyawan berupa cek suhu tubuh, pakai masker atau pelindung wajah, menjaga jarak dan tempat cuci tangan.

Khusus karyawan wajib menjalani rapid test secara mandiri dan tak diperkenankan bekerja jika mengalami gejala batuk, demam, pilek, atau sakit tenggorokan.

“Setiap objek wisata di bali berkaitan protokol kesehatan betul-betul kita perhatikan sesuai dengan protokol,” jelas Cokorda.

Dari sejumlah destinasi yang ada di Badung, Bali tercatat ada 11 destinasi yang sudah lolos verifikasi protokol kesehatan.

11 Destinasi itu meliputi Pantai Pandawa, Water blue, ITDC Nusa Dua, Garuda Wisnu Kencana, Pantai Kuta, Pohon Coklat, True Bali experience, Taman Ayun, Uluwatu sekitar dua minggu lalu kecak dengan gaya baru, Beach Mall, Sangeh Hutan Kera, Alam Tirta, dan Adventure Pertiwi.

LEAVE A REPLY