IDNEWS.CO.ID – Tahun 2013 jadi puncak mobil-mobil city car laris di jual di Indonesia. Akan tetapi semakin kesini, penjualannya malah menurun. City car tidak lagi ngetren, kalah dengan mobil murah Low Cost Green Car yang harganya cenderung lebih murah.

Penjualan city car kembali bergairah setelah kedatangan pendatang baru Suzuki Ignis. Tertulis dalam data distribusi wholesales Kombinasi Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sebelum Ignis hadir tepatnya pada 2016, pasar city car di Indonesia hanya mampu mencetak penjualan 22.434 unit.

Lalu pada tahun 2017, setelah Ignis hadir secara keseluruhan city car terjual sebanyak 32.047 unit.

“Benar sejak kemunculannya di 2017 pasar city car memang jadi bertumbuh pesat dan kontributor terbesarnya ialah Ignis,” tutur Section Head Product Development Divisi Roda Empat PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Harold Donnel saat dihubungi IDNEWS.CO.ID, Sabtu (9/2/2019).

Kalah dengan LCGC, ada beberapa produsen yang menarik city carnya karena tidak mampu bersaing. Sebelumnya ada Toyota yang menghentikan produksi Etios karena lebih fokus pada Agya. Setelahnya ada Mitsubishi yang mengumumkan tidak lagi menjual Mirage.

“Pasar Ignis kita masih bagus, penyerapan bookingan kendaraan juga masih setara dengan kondisi tahun lalu,” kata Harold.

Masih dalam data Gaikindo, penjualan Ignis sendiri menurun meskipun tidak terlalu drastis. Jika pada tahun 2017 Suzuki dapat menjual 14.157 unit, sedangkan tahun 2018 sebesar 13.802 unit.

(ria)

LEAVE A REPLY