Amirul dan Airina

IDNEWS.CO.ID – Semua orang berharap bahwa dengan olahraga ia bisa menjadi lebih sehat. Tidak ada yang berpikir bahwa olahraga yang dilakukannya akan berujung pada kematian.

Tapi, tragedi itu terjadi pada Amirul dan istrinya yang baru menikah pada bulan September 2019. Sayangnya, pernikahan itu hanya berlangsung selama dua bulan karena Amirul meninggal dunia usai berolahraga.

Peristiwa itu terjadi ketika wajah Amirul yang berusia 25 tahun menjadi pucat dan pingsan pada malam 6 November setelah sesi futsal dengan teman-temannya. Meskipun ia dilarikan ke rumah sakit, Amirul pada akhirnya tidak berhasil tertolong. 

Namun, yang lebih menyedihkan lagi ketika istrinya yang berusia 23 tahun tidak sempat melihatnya untuk terakhir kali. Padahal ia sudah langsung bergegas dari Johor ke Shah Alam, Malaysia setelah menerima berita itu. Sebelum Amirul meninggal, dia terus meminta maaf karena tahu bahwa dia tidak bisa bertahan lagi. 

Dia juga menyesal tidak bisa pergi berbulan madu bersama istri tercinta. Penyebab kematiannya kemudian dikonfirmasi sebagai ‘penyakit jantung iskemik’, yang juga dikenal sebagai serangan jantung.

Seperti dilansir dari World of Buzz, setelah pasangan itu menikah dua bulan lalu, Airina (sang istri) harus bekerja di Johor. Maka, mereka harus menjalani hubungan jarak jauh. Terakhir kali Airina melihat Amirul adalah pada 31 Oktober, sekitar enam hari sebelum ia meninggal.

Airina masih mengenang dan mengulangi voice note terakhir almarhum suaminya untuknya sebelum dia pergi untuk latihan futsal. Itu adalah terakhir kalinya dia mendengar suaranya.

“Ini adalah catatan voice note yang Kamu kirim untuk ku, dan itu adalah suara paling lembut yang pernah saya dengar. Kamu (Amirul) tidak pernah selembut ini. Saya sudah mengulang ini selama ribuan kali! Ha ha!” tulis Airina di akun media sosialnya terakhir kali.

Patah hati ditinggal pergi oleh cinta dalam hidupnya, Airina berbagi tentang perjalanan indah mereka di akun Instagram-nya. Termasuk rasa sakit saat menangani penguburan dan menjalani kehidupan tanpa suaminya mulai sekarang. 

Dia juga menyebutkan bahwa berita ini tidak dimaksudkan untuk menakut-nakuti publik tentang kehilangan suaminya karena futsal. Sebaliknya, dia ingin mengingatkan kita untuk menghargai saat-saat yang kita miliki dengan pasangan kita.

LEAVE A REPLY