ilustrasi kopi starbucks.

IDNEWS.CO.ID – Bagi sebagian orang yang biasa minum kopi di warung atau kopi kemasan, membeli kopi di Starbucks menjadi hal yang sangat mewah. Harganya yang berkali-kali lipat dibanding kopi biasa dan tempatnya yang dinilai mewah, bisa membuat nyali menciut lebih dulu sebelum memasuki gerai kopi asal Amerika ini.

Belum lagi nama jenis kopinya yang begitu beragam, istilah penyebutan ukuran gelas dan pelayanan yang berbeda, bakal bikin orang-orang yang belum pernah memesan kopi di sini akan bingung. Pengalaman serupa juga dialami oleh mahasiswa berikut ini.

Cuitan sebuah akun @buburdiaduck di Twitter soal pengalaman pertamanya memesan kopi di Starbucks menjadi viral di media sosial. Pemilik akun Twitter yang akrab disapa ‘Ber’ ini merupakan pemuda asal Padang yang sedang menempuh jalur pendidikan di Jakarta. Lewat sebuah thread di Twitter, ia menceritakan pengalamannya tersebut dengan gaya yang polos dan kocak.

Cerita ini berawal dari rasa penasaran Ber untuk ngopi di salah satu gerai Starbucks di Jakarta. Karena ini menjadi pengalaman pertamanya dan ia tidak mau sampai malu, Ber memutuskan untuk browsing dulu bagaimana cara memesan kopi di Starbucks. Ia bahkan sampai meng-capture hasil browsing-nya di internet.

Kemudian ia masuk ke gerai tersebut dan mulai memesan kopi. Hal lucu pun terjadi, Ber merasa asing dengan deretan menu kopi yang terpampang. 

“Ngeliat menu, Ya Allah ini apasi menunya Frappucino la, pink-pink la, latte lattean. Akhirnya aku mutusin beli caramel machiato, aduh gatau tulisannya,” tulis
Ber. 

Kocaknya, Ber juga menceritakan bahwa dirinya salah menyebutkan kopi pesanannya, macchiato ia sebut makciato. Setelah pesanan dicatat, kasir Starbucks menanyakan nama Ber untuk ditulis di gelas kopi pesanannya. Pria ini menyebut namanya dengan begitu keras hingga pembeli lain menoleh kepadanya. 

Saking gugupnya, setelah memesan ia langsung pergi begitu saja. Tentu saja ia kembali dipanggil kasir karena belum membayar kopi yang ia pesan. Ber kembali menjadi bahan tertawaan karena saat kasir menanyakan bayar pakai apa, Ber menjawab bayar pakai duit. 

Setelah minuman selesai dibuat, kasir pun memanggil namanya. Tapi lagi-lagi kekonyolan terjadi. Sang kasir salah menuliskan nama Ber. Namanya ditulis Beer, karena merasa bukan namanya yang dipanggil ia pun diam saja. Namun akhirnya, dengan segala usaha minuman pun berada di tangannya. 

Ia pun sempat mengungkapkan kebanggaannya karena namanya bisa ditulis di gelas kopi ternama. Namun, Ber mengatakan kalau rasa minumannya biasa-biasa saja. la justru membandingankannya dengan kopi kemasan yang biasa dijual di abang penjual kopi.

LEAVE A REPLY