Ilustrasi

IDNEWS.CO.ID – Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta Puadi menyatakan, belum menerima laporan dari beberapa partai yang mengemukakan dugaan kecurangan pemilu untuk DPRD di wilayah Jakarta Selatan. “Jadi terkait masalah ini, baru Partai Hanura dan Golkar saja,” ujar dia di kantor Bawaslu DKI Jakarta, Sunter, Jakarta Utara, Selasa (14/5/2019).

Padahal, sejumlah partai berwacana akan melaporkan dugaan kecurangan tersebut adalah PKS, Partai Hanura, Partai Perindo dan PPP. Sebelumnya, saksi dari keempat partai itu mengungkapkan dugaan perbedaan perolehan suara pada formulir DB-1 milik KPU dengan data internal partai masing-masing. Yakni saat pleno rekapitulasi suara tingkat provinsi, Kamis (9/5/2019) dan Jumat (10/5/2019).

Dua partai yang disebut Puadi itu pun belum menyerahkan laporan resmi. Melainkan baru mengirimkan surat terkait dugaan kecurangan tersebut. “Artinya ini, kami sedang mengonfirmasi agar surat ini dibalas sesuai dengan penyampaian surat. Namun nanti kami sampaikan mekanismenya diatur lewat mekanisme laporan,” tutur dia. Adapun mekanisme laporan yang dimaksud adalah penyertaan bukti-bukti berupa data yang valid. (ach)

LEAVE A REPLY