IDNews.co.id – Badan Pengawasl Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta menerima laporan warga terkait pemasangan iklan capres-cawapres dengan menggunakan videotron. Alat peraga kampanye (APK) tersebut dipasang di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Seperti diketahui, KPU DKI Jakarta menerbitkan SK Nomor 175/PL.01.5-Kpt/31/Prov/IX/2018 tentang Aturan Lokasi Pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK). Lalu, menerbitkan SK Nomor 176/PL.01.5-Kpt/31/Prov/IX/2018 tentang Aturan Fasilitas Alat Peraga Kampanye.

Ruas jalan protokol merupakan salah satu lokasi yang dilarang pemasangan APK. Laporan warga ke Bawaslu DKI terkait dengan pamasangan APK oleh pasangan capres-cawapres nomor 01.

Menindaklanjuti pelaporan itu, Bawaslu DKI menggelar sidang pendahuluan, yakni pemeriksaan berkas formil materil.

“Iya, hari ini kita menggelar sidang untuk penanganan pelanggaran administrasi pemilu,” ujar Komisioner Bawaslu DKI Jakarta Divisi Penindakan Puadi yang memimpin persidangan di kantor Bawaslu DKI Jakarta, Sunter, Jakarta, Kamis (11/10/2018).

Setelah pemeriksaan formil materil, sambung Puadi, pihaknya menggelar pleno untuk memutuskan laporan ditindaklanjuti atau tidak. “Bila lanjut, sidang pendahuluan putusan kita gelar besok (Jumat, 12/10/2018).

Dalam sidang tersebut, tambah Puadi, Bawaslu DKI akan meminta keterangan dari pelapor, terlapor dan saksi ahli. “Lalu dilanjutkan amar putusan,” kata dia. (man)

LEAVE A REPLY