IDNEWS.CO.ID – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan membayarkan utang klaim pada hampir seluruh rumah sakit yang bekerjasama. Total dana yang digelontorkan sebesar Rp 11 triliun.

Selain itu, BPJS Kesehatan juga melakukan pembayaran dana kapitasi pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) sebesar Rp 1,1 triliun. Deputi Direksi Bidang Treasury Dan Investasi BPJS Kesehatan, Fadlul Imansyah mengatakan, setiap tanggal 15 merupakan tanggal pembayaran kapitasi untuk FKTP.

“Untuk bulan April telah kita lakukan pembayaran sampai dengan 11 triliun rupiah ke rumah sakit, di luar kapitasi yang reguler Rp 1,1-1,2 triliun,” katanya saat press conference di kantor pusat BPJS Kesehatan, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

“Pembayaran ini dilakukan atas utang klaim jatuh tempo pada faskes tingkat lanjutan. Mekanisme first in first out. Jatuh tempo dari klaim yang telah jatuh tempo. Berkas mana yang masuk ke kita, kita verifikasi, kita bayar,” sambungnya.

Fadlul mengklaim bahwa utang-utang BPJS Kesehatan kepada rumah sakit sebelumnya sudah hampir dilunasi beserta dengan ganti ruginya.

Penggelontoran dana sebesar Rp 11 triliun diharapkan dapat memenuhi kewajiban fasilitas kesehatan untuk melakukan pelayanan kepada masyarakat.

“Diharapkan dapat memberikan likuiditas yang baik untuk fasilitas pelayanan rumah sakit, karena isu yang berkembang BPJS Kesehatan menunggak dan kita sudah bayarkan utang-utang kita dan kapitasi yang rutin kita bayarkan Rp 1,1-1,2 triliun,” pungkasnya.

(ria)

LEAVE A REPLY