Ilustrasi bayi

IDNEWS.CO.ID – Menstruasi menjadi hal yang umum dialami oleh setiap wanita yang telah mengalami pubertas. Namun apa jadinya jika menstruasi terjadi pada bayi yang baru lahir?

Seorang ibu dari Hangzhou, provinsi Zhejiang di Cina menemukan bahwa bayi yang baru berusia lima hari mengalami perdarahan yang keluar dari bibir vagina bayi. Melihat hal tersebut, ibu itu kemudian membawa bayinya ke rumah sakit. 

Namun ketika di rumah sakit, sang dokter mengungkapkan bahwa kondisi bayi itu disebut sebagai “menstruasi neonatal”. Menurut China Press, seorang dokter spesialis pertumbuhan dan perkembangan anak di Rumah Sakit Pertama Hangzhou, Wang menjelaskan bahwa kasus menstruasi neonatal ini disebabkan oleh pengiriman estrogen ibu kepada janin menjelang akhir kehamilan.

Wang menjelaskan kondisi ini biasanya dialami oleh sebagian besar bayi perempuan yang baru lahir. Menurut Parents, selama kehamilan, lonjakan kadar estrogen ibu dapat merangsang rahim janin perempuan.  

Dilansir laman Seattle Children’s Organizations, perdarahan pada bayi perempuan dapat terjadi setiap saat dari hari ke-2 hingga ke-10 setelah dilahirkan.

Penyebabnya adalah penurunan hormon estrogen ibu secara tiba-tiba setelah dilahirkan. Organ intim bayi perempuan yang baru lahir telah terpapar banyak hormon di dalam rahim. Di dalam rahim, estrogen sang ibu berdifusi melintasi plasenta ke dalam sirkulasi janin. 

Setelah lahir, kadar estrogen pada bayi menurun, dan ini menghasilkan keputihan yang bisa bernoda darah yang umumnya akan terjadi selama tiga hingga empat hari.

LEAVE A REPLY