Belasan Ribuan Perusahaan di China Belum Penuhi Standar Kesehatan
Belasan Ribuan Perusahaan di China Belum Penuhi Standar Kesehatan

IDNews.co.id – Badan Pengawas Lingkungan di China menemukannya kenyataan kalau nyaris 14. 000 perusahaan di negara itu gagal penuhi standard lingkungan untuk mengendalikan polusi udara.

Kesimpulan yang dikeluarkan tubuh yang ada di bawah Kementerian Perlindungan Lingkungan ini berdasar pada hasil penilaian selama dua bulan di 28 kota di China. Perusahaan serta industri begitu banyak variasi, termasuk usaha seperti pengolahan wol dan produksi mebel.

Dilansir dari Viva, lebih dari 4. 700 perusahaan ada di tempat yang tidak sah, tidak mempunyai sertifikat yang pas serta gagal penuhi standar emisi.

Meski para pemimpin di China sudah berjanji untuk menangani polusi, tapi pabrik-pabrik selalu berperan atas polusi hawa, air serta tanah yang makin kritis. Warga China juga terus mengeluhkan polusi yang meluas serta menjadi perhatian paling besar mereka.

Konsumsi batu bara, jadi sumber paling besar gas tempat tinggal kaca sudah alami penurunan dalam beberapa tahun terakhir karna melambatnya pertumbuhan ekonomi. Kendati sekian, bidang power, steel serta semen di China masih tetap sering memakai batubara dalam produksinya.

Batu bara juga adalah sumber polutan udara terbesar, termasuk juga partikel halus yang umum di kenal jadi PM 2. 5, yang dianggap begitu berbahaya oleh para ilmuwan. Sesaat abrik baja pembakaran batu bara di Hebei, propinsi yang melingkari Beijing, adalah pemancar utama polusi hawa serta gas rumah kaca.

China sudah berjanji untuk mencapai target spesifik untuk coba membatasi atau menurunkan emisi, serta beberapa pemimpinnya mengatakan kalau mereka punya niat untuk mengekang pemakaian batubara.

Kota-kota di China utara mempunyai polusi udara terburuk di dunia, cuma disaingi oleh pusat-pusat perkotaan di India serta Iran. Li Keqiang, Perdana Menteri China, sudah berjanji untuk jalankan ” perang melawan polusi. ” (ndi)

LEAVE A REPLY