Ilustrasi ganjil genap. Foto: Merdeka.com

IDNEWS.CO.ID – Sampai saat ini l, belum ada Aturan Gubernur DKI Jakarta yang menyatakan kalau tempo prasyarat lalu lintas ganjil-genap jadi 15 jam. “Belum ada pergub tentang itu hingga saat ini, pembahasannya juga belum ada,” kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Nasir di Poslantas Serasi, Jakarta, Selasa (16/7/2019).

Menurut Nasir, peraturan yang mengikat orang dalam beraktivitas itu dikeluarkan dengan surat atau ketetapan menggunakan hukum positif, seperti undang-undang, peraturan pemerintah, peraturan wilayah atau peraturan gubernur.

Dia meneruskan, terkait dengan pembahasan pada peraturan gubernur tentang skema ganjil-genap itu mesti sertakan seluruh pihak mulai dari DPRD, kepolisian, BPTJ, Komunitas Lalu Lintas, dan lain sebagainya. Terhitung praktisi-praktisi yang terkait dalam soal lalu lintas. “Untuk diberlakukannya yang beredar di medsos tentang waktu 15 jam dan wilayahnya diperluas itu belum ada,” ujarnya.

Nasir mengatakan, akan melakukan penegakkan hukum apabila ketentuan terkait rencana itu sudah ada dan sudah dijalankan. Karenanya, hingga saat ini masih tetap berlaku peraturan ganjil-genap sesuai dengan Aturan Gubernur No 155/2018.

Diberlakukannya ganjil-genap itu dimulai waktu 06.00-10.00 WIB. Lalu terjadi pula saat sore hari pada waktu 16.00-20.00 WIB. “Kami dari Direktorat Lalu Lintas sebagai operator lapangan terkait dengan penggunaan ganjil-genap masih bersandar pada ketentuan yang sudah ada,” tukas ia. (fat)

Sembilan Ruas Jalan Dalam Aturan Gubernur No 155/2018:

1. Jalan Medan Merdeka Barat

2. Jalan MH Thamrin

3. Jalan Jenderal Sudirman

4. Beberapa Jalan Jenderal S. Parman (mulai dan simpang Jalan Tomang Raya hingga simpang Jalan KS Tubun)

5. Jalan Gatot Subroto

6. Jalan Jenderal MT Haryono

7. Jalan Jenderal DI Panjaitan

8. Jalan Jenderal Ahmad Yani

9. Jalan HR Rasuna Said

LEAVE A REPLY