Poles Mobil Foto: Autonetcare

IDNEWS.CO.ID – Mempunyai mobil dengan body kinclong semestinya jadi asa banyak orang-orang. Buat mewujudkannya, sejumlah cara dilakukan, termasuk melakukan perawatan di salon mobil.

Akan tetapi buat yang tak ingin keluar uang banyak, perawatan acap dilakukan di rumah. Lantaran banyak alat, obat dan cairan poles yang di jual di bursa pasaran. Lebih masuk musim penghujan seperti saat ini.

Meski demikian, Anda yang kerap memoles-moles perlu hati-hati. Lantaran jangan sampai poles-poles yang dilakukan justru mempersingkat umur cat mobil. Sekadar diketahui, pada dasarnya mobil keluaran pabrikan cuma di lapis varnish (susunan cat biasa) dengan ketebalan 200-300 mikron.

“Jadi, saat proses pemolesan ada sisi yang diamplas tipis dan memang dapat sampai tampak mengkilap. Tapi pengikisan itu dapat memangkas 20 atau 30 persen mikron,” kata Jonathan, satu diantaranya punggawa bengkel Bodi Repair and Oven Painting di kawasan Ciputat.

Ia mengatakan, pemolesan yang berlebihan dan kerap dilakukan justru mempersingkat umur mutu cat mobil, dan membuat semakin menghilang.

Kian kerap mobil dipoles, tambah cepat juga mikron tipis. “Dampaknya varnish akan cepat menghilang yang tentu memiliki pengaruh pada susunan cat, lalu botak, dan akhirnya cat body mobil hancur.”

Tidak hanya itu ada sekian banyak faktor lain yang menyebabkan cat mobil dapat rusak. Salah satunya ialah getah pohon, air aki, kotoran burung, air, dan sabun. (ach)

LEAVE A REPLY