Ilustrasi

IDNews.co.id – Bank Indonesia (BI) menegaskan, tidak mengakui bitcoin sebagai alat transaksi pembayaran di Indonesia.

“Jadi saat ini, bitcoin tidak diakui oleh BI sebagai alat pembayaran di Indonesia,” kata Deputi Gubernur Senior BI, Mirza Adityaswara, usai diskusi FGD yang mengusung tema transaksi zaman now bye bye tunai di Hotel Westin, Rabu (6/12).

Dijelaskannya, di dunia saat ini digital currency memang berkembang, memang ada faktanya, namun bukan hanya bitcoin. Tapi, centralbank di dunia kini sedang mempelajari centralbank digital currency tersebut. Untuk itu BI sebagai Central bank di Indonesia, melarang untuk transaksi pembayaran dengan menggunakan bitcoin.

Memang jika dilihat dari sahamnya, bitcon mengalami kenaikan dan turun, setelah itu naik lagi. Namun, yang terpenting dan harus menjadi perhatian masyarakat Indonesia, yang menjadi sistem pembayaran harus diakui oleh otoritas moneter pembayaran.

“Yang penting jangan menggunakan itu (bitcon), karena alat pembayaran di Indonesia ya rupiah,” tegasnya. (ndi)

LEAVE A REPLY