Kenali Tarif Baru Taksi Online
Taksi Online

IDNews.co.id – BlackBerry Limited (NYSE: BB; TSX: BB) hari ini mengumumkan perluasan kemitraannya dengan Android dan PLDT Enterprise melalui Smart Communications Inc. dalam rangka menyediakan solusi cloud aman dan terintegrasi yang mampu melindungi privasi data, memenuhi peraturan yang berlaku, dan mempercepat pelayanan untuk perusahaan taksi online, MiCab.

Solusi ini menggabungkan kemudahan manajemen dan keamanan tingkat tinggi yang ada pada BlackBerry Unified End-Point Management (UEM) dengan teknologi fleksibel yang dapat disesuaikan dari Android Enterprise serta konektivitas jaringan dan perangkat-perangkat yang disediakan oleh Smart. Ketiga perusahaan tersebut berkolaborasi meningkatkan kemampuan perusahaan yang mengedepankan teknologi mobile, MiCab, untuk mengelola dan menghubungkan ribuan pengemudi dengan jutaan penumpang secara aman melalui perangkat tablet. Selain itu, BlackBerry juga menyediakan layanan konsultasi keamanan siber profesional untuk MiCab.

“BlackBerry adalah perusahaan perangkat lunak dan jasa yang memberikan keamanan untuk Enterprise of Things (perusahaan berbasis teknologi mobile) dan menyediakan keamanan super tinggi untuk perusahaan-perusahaan hyperconnected seperti MiCab. Kami sangat antusias untuk mengumumkan kolaborasi dengan Android, Smart, dan MiCab. Kolaborasi ini merupakan kesempatan yang baik untuk menunjukkan bagaimana platform keamanan dan inovasi kemitraan dari BlackBerry dapat memberikan hasil yang terukur bagi pelanggan, termasuk efisiensi dan penghematan biaya. Kami terus memperluas kemitraan kami dalam rangka menyediakan solusi aman bagi pelanggan di berbagai sektor, mulai dari keuangan hingga manufaktur dan pelayanan kesehatan.” ungkap Amit Mehta, Managing Director BlackBerry South East Asia and India.

MiCab menyediakan tablet dan aplikasi seluler untuk perusahaan taksi lokal di Filipina, sebagian besar beroperasi di Cebu, Davao, Iloilo, dan Metro Manila. Tablet yang dipasang di depan taksi ini menampilkan peta, informasi pengemudi, penumpang, dan rincian tarif yang seluruhnya dikunci oleh Android Enterprise sehingga pengemudi hanya dapat mengakses aplikasi MiCab, yang mana dikelola secara terpusat oleh BlackBerry UEM. Aplikasi MiCab menghubungkan pengemudi dengan penumpangnya secara real-time sesuai dengan jangkauan serta memunculkan profil penumpang dan pengemudi. MiCab tidak membebankan biaya pemesanan atau kenaikan harga kepada penumpang, melainkan memonetisasi bisnisnya melalui brand dan perusahaan yang ingin menjangkau user base-nya. Dengan begitu banyaknya data yang sensitif, MiCab membutuhkan solusi yang aman, fleksibel dan terukur, bagi mereka, sebagai perusahaan yang sedang berkembang.

Setelah sukses uji coba, MiCab telah meluncurkan sekitar 12.000 tablet Android berukuran tujuh inci untuk para pengemudinya. Tablet Android ini dilindungi oleh BlackBerry UEM, didukung oleh Smart, dan sepenuhnya terintegrasi dengan Android Enterprise. MiCab berencana untuk meluncurkan hingga 15.000 perangkat tablet Android pada akhir tahun 2018 dan berencana menyediakan solusi untuk mendukung sektor pelayanan kesehatan dan logistik supply-chain.

“Sebagai perusahaan transportasi digital yang tangkas, prioritas kami adalah memberikan layanan terbaik bagi pelanggan, namun seiring denganpesatnya kami berkembang, berinovasi, dan memberikan layanan yang lebih cerdas, kami harus mampu mengatasi risiko seperti ancaman siber dan mematuhi regulasi yang berlaku. Kami harus memenuhi berbagai persyaratan seperti kepatuhan terhadap regulasi, fleksibilitas, skalabilitas, kemudahan dalam penerapan teknologi, harga, dan yang paling penting adalah keamanan dan menjaga informasi sensitif pelanggan kami. Secara bersama-sama, BlackBerry, Android, dan Smart, menghadirkan layanan terpadu end-to-end yang melebihi ekspektasi kami dengan menyediakan platform teknologi aman dan berbagai layanan pendukung sehingga kami mampu bertransformasi dalam melaksanakan bisnis dan memberikan yang terbaik bagi pelanggan.” pungkas Eddie Ybanez, selaku Co-founder dan CEO MiCab.

Berdasarkan peraturan baru pemerintah Filipina, seluruh perusahaan taksi yang telah memiliki izin usaha diharuskan memasang GPS dan akses Wi-Fi gratis di dalam kendaraan. Hal ini tentunya menghadirkan risiko yang dapat menyerang informasi dan data pelanggan. Menanggapi hal ini, MiCab bekerja sama dengan BlackBerry, Android, dan Smart dalam rangka memberikan solusi untuk memenuhi persyaratan dalam peraturan pemerintah dan sekaligus mencapai target transformasi bisnis.

Untuk pengemudi dan penumpang, MiCab menciptakan efisiensi baru dalam hal pemberian layanan dengan menghubungkan masyarakat yang tinggal di lokasi terpencil secara real-time dan membantu pelanggan menghindari antrean saat melakukan pemesanan taksi terutama yang sering terjadi di daerah yang padat penduduk. Bagi MiCab, solusi BlackBerry UEM dan Android Enterprise memberikan beberapa manfaat seperti:

· Menawarkan perangkat dengan harga dan tarif terjangkau yang disediakan oleh Smart Communications

· Penerapan yang fleksibel dari Android Enterprise yang memungkinkan pengelolaan perangkat secara ‘kiosk-mode’ yang dilacak dari konsol tunggal BlackBerry UEM untuk memudahkan pengelolaan

· Kemampuan untuk meng-install aplikasi dan mengimplementasikan konfigurasi baru secara over-the-air sehingga tidak perlu menarik perangkat yang sudah dipasang

· Dapat mengendalikan biaya dengan cara membatasi penggunaan data melalui akses tidak resmi, seperti pada aplikasi umum, seperti aplikasi Play Store

· Kemampuan untuk mengidentifikasi dan mencegah gangguan terhadap perangkat seperti rooting atau jail-breaking, menghapus data dari perangkat yang dicuri, dan memblokir akses untuk pengemudi yang tidak bertanggung jawab (memastikan perangkat hanya digunakan untuk berkomunikasi dengan penumpang dan saat mengangkut penumpang)

· Sesuai dengan peraturan pemerintah baru (Land Transportation Franchising and Regulatory Board) yang mengatur dan memodernisasi sistem transportasi taksi di Filipina

· Mengurangi biaya melalui bundling data dan plan tarif yang disediakan oleh Smart, yang digabungkan dengan teknologi BlackBerry UEM Cloud dan BlackBerry (Cybersecurity) Professional Services, yang menyediakan keamanan siber khusus untuk memastikan kelancaran dalam memberikan pelayanan kepada penumpang.

“Android memberdayakan tenaga kerja yang terhubung dengan perangkat seluler dan dilengkapi dengan berbagai lapisan keamanan, sistem manajemen yang komprehensif, serta berbagai perangkat untuk perusahaan di seluruh Asia dan dunia. Secara global, kami telah bermitra dengan BlackBerry, dan ingin sekali melihat apa yang akan dihasilkan dari kolaborasi Android Enterprise, BlackBerry UEM, dan Smart Philippines dalam memberikan dampak besar bagi perusahaan yang inovatif, baru, dan cepat berkembang seperti MiCab. Hal ini adalah contoh yang baik bahwa keamanan, keterjangkauan, dan fleksibilitas yang dihadirkan oleh Android Enterprise, bersama dengan sistem keamanan yang terpercaya, dapat menggerakkan bisnis. ” kata Gerard Kennedy selaku Head of Android Enterprise, APJ, Google.

“Filipina adalah negara yang memiliki banyak perusahan berbasis mobile yang berkembang pesat, disatu sisi memberikan peluang untuk berkembang namun di sisi lain juga beresiko menerima ancaman dunia siber . MiCab adalah salah satu contoh perusahaan yang memiliki standar yang kompleks dalam rangka menyediakan layanan berkendara yang cepat, aman, dan terpercaya. Bersama dengan BlackBerry dan Android, kami telah memberikan MiCab sebuah solusi yang menggabungkan keamanan mobile, penyebaran skala, manajemen jarak jauh, dan mampu mengontrol biaya serta didukung oleh konektivitas yang dapat diandalkan. Kami juga bekerja sama dengan BlackBerry untuk menawarkan ikatan bisnis yang aman dan fleksibel untuk sektor industri lainnya di Filipina seperti perbankan dan keuangan, call centre, logistik, perawatan kesehatan dan beberapa perusahaan milik negara, ”kata Chet Alviz selaku AVP and Head of Enterprise Wireless Products and Smart Infinity.

“Dalam waktu dekat, kami juga berencana untuk menyediakan solusi dengan layanan baru seperti MiCargo yang merupakan aplikasi logistik kargo yang menghubungkan konsumen dengan kurir dan ada pula aplikasi perawatan kesehatan bernama MiHealth yang menghubungkan pasien dengan dokter. Kami melihat masa depan yang cerah bersama BlackBerry, Smart dan Android yang dapat mendukung visi kami.” tambahnya MiCab CEO Eddie.

Mengapa perangkat lunak BlackBerry?

BlackBerry UEM merupakan bagian dari BlackBerry® Enterprise Mobility Suite yang menyediakan satu tampilan dari semua perangkat (iOS, macOS, Android, Windows 10, dan BlackBerry 10), aplikasi, dan manajemen konten, yang dilengkapi dengan keamanan dan konektivitas yang terintegrasi. BlackBerry memiliki lebih dari 80 sertifikasi keamanan dan diakui oleh banyak kalangan industri karena mampu menyediakan tingkat keamanan yang tinggi. Pada tanggal 26 Juli, BlackBerry mengumumkan bahwa perusahaan berhasil masuk dalam 2018 Gartner Magic Quadrant for Unified Endpoint Management Tools dan berhasil terpilih sebagai perusahaan yang masuk ke dalam Leaders quadrant dari Gartner Inc., Magic Quadrant merupakan hasil evaluasi terhadap perusahaan-perusahaan yang menilai kemampuan perusahaan tersebut dalam melaksanakan dan memenuhi visi vendor dalam hal menyediakan unified endpoint management (UEM). Magic Quadrant disusun oleh institusi penyedia penelitian dan analisis industri teknologi informasi global terkemuka di dunia bernama Gartner, Inc.

Untuk mendapatkan salinan gratis 2018 Gartner Magic Quadrant for Unified Endpoint Management Tools, kunjungi www.blackberry.com/GartnerMQ-UEM (ndi)

LEAVE A REPLY