Ilustrasi Ondel-ondel Foto: WordPress.com

IDNEWS.CO.ID – Budayawan Betawi Saiful Amri mengatakan miris melihat kesenian Ondel-ondel yang belakangan ini bertambah ramai di ruas jalan ibu kota. Keberadaannya di jalanan bikin citra Betawi jadi tidak baik. Dia mengatakan, banyak pengamen jalanan yang menggunakan kesenian Ondel-ondel sebagai sumber penghasilan dengan meniadakan pakem-pakem Budaya Betawi.

“Kita lihat sendiri, Ondel-ondel keliling kan disertai musik dari kaset, dan orang-orangnya kadang cuma gunakan sandal kempit bahkan terkadang nyeker alias tidak gunakan alas kaki. Ini jelas membinasakan pakem-pakem budaya Betawi,” tutur Amri di Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Pakem-pakem budaya Betawi dalam kesenian Ondel-ondel, lanjut Amri, semestinya tetap ditampilkan sesuai ketentuan. “Semisalnya dengan disertai musik gambang kromong atau rebana sungguhan. Atau para pemainnya mengenakan pakaian rutinitas yang menggambarkan Budaya Betawi. Kalaupun semacam itu justru bagus karena misi pelestarian dan pengenalan Budaya Betawinya mengenai,” ujarnya.

Amri mengharap, Instansi Kebudayaan Betawi (LKB) dan Badan Musyawarah Warga (Bamus) mainkan peranannya sebagai lembaga yang bisa meluruskan pakem-pakem Budaya Betawi. Kehadiran Ondel-ondel keliling saat ini tidak sekadar terjalin dengan kesenian, tapi “urusan perut”.

“Teman-teman dari LKB dan Bamus pernah memanggil para pengamen Ondel-ondel itu dan mengusahakan untuk menertibkannya. Kalaupun mereka memang pengen melestarikan budaya pasti kami junjung apabila ikuti ketentuan. Jangan sekedar cari untung buat perut, tetapi membinasakan Budaya Betawi,” pungkas Amri. (fat)

LEAVE A REPLY