Ilustrasi Tisu Toilet

IDNEWS.CO.ID – Sejak virus corona baru atau COVID-19 mewabah, permintaan akan masker terus meningkat. Bahkan di Indonesia harga masker sempat melonjak hingga Rp3 juta per boks.

Di tengah melonjaknya permintaan akan masker tersebut, sebuah perusahaan di Hanoi, Vietnam, ditemukan berbuat curang dengan memproduksi masker yang sebagian terbuat dari tisu toilet. Demikian seperti dilansir dari Insider.

Menurut Hoang Dai Nghia, kepala Tim 1 di Badan Pengawas Pasar Hanoi, bahan itu digunakan untuk menggantikan lapisan antibakteri yang biasanya ditemukan dalam masker.

Hoang mengatakan bahwa pabrik yang bernama Viet Han Company berusaha mengambil untung dari pandemi COVID-19, yang telah menginfeksi lebih dari 63.000 orang di China dan menewaskan sedikitnya 1.380. Enam belas kasus telah dikonfirmasi di Vietnam.

“Perusahaan ini menipu konsumen di tengah wabah baru virus corona,” kata dia  

Ia menambahkan bahwa saham perusahaan itu disita dan agensi sedang mempertimbangkan hukuman seberat mungkin. Viet Han Company adalah perusahaan percetakan dan serbet. Perusahaan itu tidak terdaftar sebagai produsen pasokan medis.

Sebelum penemuan itu, pihak berwenang menyita sekitar 140 ribu masker, yang sebagian di antaranya menggunakan tisu toilet, dan sedang mencari produsen.

Pihak berwenang telah menyarankan bahwa produsen produk imitasi dan berkualitas rendah akan menghadapi denda berat. Sejak awal Februari, para pejabat telah menemukan lebih dari 4.200 pelanggaran terkait dengan produksi masker.

Masker wajah sebenarnya paling berguna bagi individu yang sudah memiliki penyakit. Mereka mencegah orang sakit dari menyebarkan infeksi kepada orang lain, tetapi tidak selalu melindungi yang sehat, menurut para peneliti.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengatakan, langkah-langkah lain untuk melindungi diri dari penyebaran virus adalah mencuci tangan, menggunakan tisu untuk batuk atau bersin, dan menjaga jarak tiga kaki dari yang lain, bisa lebih bermanfaat agar membantu orang tetap sehat.

LEAVE A REPLY