Massa Hanura.

IDNEWS.CO.ID – Dua cawagub yang diusung PKS Agung Yulianto dan Syaikhu, belum menanggapi terkait isu penetapan cagub dilakukan pasca pilpres. Sementara itu, Dua nama calon wakil gubernur DKI Jakarta sudah diserahkan kepada ketua DPRD.
Dua nama itu yakni Agung Yulianto dan Syaikhu.

Proses penyelenggaraan sidang paripurna sedang dipersiapkan untuk memilih salah satu dari dua calon tersebut.
Namun belakangan santer terdengar kedua calon itu tidak diterima oleh fraksi-fraksi yang ada di DPRD DKI. Salah satu fraksi yang sudah bulat untuk menolak yakni Hanura.

Ketua Fraksi Hanura DPRD DKI Jakarta Muhamad ‘Ongen’ Sangaji mengatakan, penolakan Fraksi Hanura bukan berarti ada masalah dengan partai pengusung, melainkan pihaknya menilai dua nama tersebut belum mengenal Jakarta.

“Kita tidak ada masalah dengan PKS sebagai partai pengusung, contohnya saat silaturahmi kemari kita terima. Namun fraksi tidak pernah kenal siapa orangnya dan tidak tau rekam jejak mereka,” ujar Sangaji, kemarin.

Menurut Sangaji yang biasa disapa Ongen ini, wakil gubernur bukan seperti memimpin kelurahan maupun kecamatan. Jakarta butuh pemimpin yang tahu segala hal yang ada di ibu kota.

“Ini ibu kota yang butuh pemimpin hebat, kepemimpinan di Jakarta bukan seperti memimpin suatu kelurahan. Jadi kami di fraksi tidak mau salah, kami sayang dengan warga Jakarta,” tegas Ongen.

“Sebaiknya pimpinan pusat Gerindra dan PKS, Prabowo dan Habib Salim kirimlah tokoh-tokoh nasional yang terbaik pada rakyat Jakarta. Jakarta dalam proses membangun,” tambah dia.

Ongen menambahkan, dalam penyusunan tatib di paripurna pihaknya akan melakukan pendekatan fraksi dalam menyusun langkah menolak kedua calon itu. Bahkan, jelas Ongen, paripurna pemilihan anggota, Fraksi Hanura dipastikan tidak akan hadir. (sof)

LEAVE A REPLY