Sistem rudal pertahan udara milik China.

IDNEWS.CO.ID –  Pemerintahan Xi Jinping, China dikabarkan akan mengerahkan sistem peluncur rudal Hong Qi atau HQ-9 untuk taklukkan India. Sistem peluncur rudal HQ-9 merupakan rudal pertahanan udara generasi baru China yang diyakini setara dengan sistem peluncur rudal ternama S-300 buatan Rusia.

Informasi yang dihimpun dari Sina News, militer China kemungkinan akan bergerak dengan sistem pertahanan udara terbarunya HQ-9 mereka, yang setara dengan S-300 dan Sistem Patriot buatan Amerika Serikat (AS) untuk menghadapi Angkatan Bersenjata India di Ladakh.

“Sulit untuk mengetahui jenis senjata apa yang akan ada di sana, tetapi rudal pertahanan udara Hongqi-9 kemungkinan besar akan dikerahkan, yang setara dengan S-300 Rusia dan sistem rudal pertahanan udara Patriot AS,” kata pengamat militer India yang dikutip dari Sina News, Minggu, 6 September 2020.

Seperti diketahui, saat ini situasi di sepanjang perbatasan Ladakh antara China dan India terus mengalami peningkatan. Dua negara bersengketa itu sudah lebih dari lima kali melakukan diplomasi politik untuk menyelesaikan sengketa perbatasan di sepanjang Line of Actual Control (LAC) Ladakh, namun sampai hari ini masih mengalami kebuntuan atau deadlock.

Diberitakan sebelumnya, pasukan Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) baru-baru ini telah melakukan pergerakan di garis batas Ladakh dan sekitar Danau Pangong Tso. China bersikeras bahwa perbatasan yang dipisahkan oleh aliran sungai Pangong Tso itu merupakan wilayah teritorial Beijing.

Sementara itu, Angkatan Bersenjata India menganggap garis batas yang disengketakan oleh China merupakan wilayah teritorial New Delhi. Saat ini, pasukan Angkatan Bersenjata India sudah bersiaga di sekitar pegunugan Himalaya untuk mempersempit ruang gerak pasukan militer China yang akhir-akhir ini dikabarkan melakukan pergerakan berupaya meringsek masuk menyeberangi Danau Pangong Tso.

Militer India telah mengerahkan sejumlah pasukan khusus sniper untuk mengantisipasi pergerakan China ke arah yang lebih maju dari point atau Finger 14. Tidak hanya itu, Angkatan Bersenjata India dikabarkan juga telah mengerahkan sejumlah kendaraan lapis baja mereka di sekitar perbatasan Ladakh untuk mengantisipasi manuver tentara penjaga perbatasan China di sepanjang LAC, Ladakh.(ach)

LEAVE A REPLY