Ganda Putri China, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan
Ganda Putri China, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan

IDNEWS.CO.ID – BWF World Tour Super 300, Thailand Masters 2020 telah berakhir. Partai membara itu berlangsung Minggu 26 Januari 2020.

Sedikitnya gelar juara diperebutkan pada lima sektor di Indoor Stadium Huamark, Thailand. Indonesia menyisakan wakil mereka di sektor ganda campuran, namun tumbang.

Ada fakta unik dari Thailand Masters 2020. Beberapa fakta tersaji diantaranya, perbedaan Thailand Masters sekarang dan 2019.

VIVA merangkum fakta-fakta tersebut. Berikut deretan fakta unik yang terjadi di Thailand Masters 2020:

Juara Baru

Partai final yang tersaji kemarin, uniknya sama sekali tak dilakoni juara bertahan. Dari lima sektor, tak satupun juara bertahan yang bertanding di partai ini.

Tentu ini menjadi fakta menarik, bahwa permainan para pebulutangkis dunia telah meningkat. Bahkan yang juara saja bisa tumbang sebelum partai final.

Tanpa Wakil Tuan Rumah

Fakta baru juga tersaji, meski laga ini dihelat di Thailand, namun wakil tuan rumah tak ada satupun yang meraih gelar juara. 

Mirisny, masuk ke partai final saja Thailand tak punya wakil di partai ini. Final 2019, Thailand memiliki pebulutangkis yang berlaga di tiga sektor diantaranya, ganda campuran, ganda putri dan tunggal putri.

Indonesia Tanpa Gelar

Nasib tragis juga dialami Indonesia, 2019 Indonesia meraih juara dari sektor tunggal putri. Kala itu, Fitriani menghabisi pebulutangkis Thailand, Busanan Ongbamrungphan dua game langsung.

Indonesia sempat menjaga asa, kala Hafiz/Gloria berjuang di partai final. Hanya saja harapan itu pupus setelah dikalahkan Marcus Ellis/Lauren Smith dari Inggris.

Baca: Dahsyat, Akane Yamaguchi Catatkan Rekor di Thailand Masters 2020

LEAVE A REPLY