Ilustrasi wanita.

IDNEWS.CO.ID – Meski menjalankan isolasi atau karantina di rumah, bukan berarti Kamu mengabaikan kesehatan. Dokter Umum sekaligus influencer, dr. Reisa Broto Asmoro mengatakan bahwa menjaga daya tahan tubuh merupakan kunci dalam mencegah Kamu terinfeksi virus corona atau COVID-19.

Nah, untuk menjaga daya tahan tubuh, perhatikan gaya hidup Kamu. Yang terpenting adalah dengan melakukan gaya hidup bersih dan sehat dengan cara makan seimbang, minum dan tidur dengan cukup

“Jangan mentang-mentang di rumah aja, tidurnya berantakan, banyak yang suka begadang. Tetap rutin olahraga, dianjurkan tiga kali seminggu. Banyak panduannya. Bisa buka media sosial, YouTube,” ucap Reisa dalam Kabar Petang tvOne, Selasa, 24 Maret 2020.

Ia juga menyarankan untuk rutin mengonsumsi vitamin alami dari buah-buahan dan sayur mayur. Reisa pun menegaskan bahwa masyarakat sebaiknya tidak menyepelekan daya tahan tubuh, karena merupakan benteng utama di masa pandemi virus corona ini.

Yang tak kalah penting juga kendalikan stres. Itu karena daya tahan tubuh bisa menurun jika Kamu stres. Apalagi banyak yang mengaku stres saat melihat atau membaca berita mengenai virus corona.

“Santai aja. Kurangi frekuensi baca berita. Isi hari-hari dengan kegiatan yang menyenangkan, seperti bonding time dan olahraga bareng keluarga,” katanya.

Kemudian untuk mereka yang terpaksa masih melakukan aktivitas di luar rumah karena alasan pekerjaan, biasakan untuk mencuci tangan atau kalau bisa mandi dahulu saat sampai di rumah.

Untuk sementara, hindari budaya cium tangan saat baru sampai rumah dan belum mencuci tangan, karena virus yang menempel di tangan bisa masuk ke daerah rawan, seperti mulut dan hidung.

“Jangan bawa sepatu masuk ke dalam rumah. Baju kotor dipisahkan di tempat tertutup. Cuci tangan dan mandi dahulu, baru ketemu dengan anggota keluarga lain. Pastikan diri bersih dahulu sebelum menyapa orang rumah,” ujarnya.

Reisa menambahkan, tempatkan posisimu sebagai carrier. “Belakangan ini, yang banyak (terjangkit) adalah mereka dengan penyakit penyerta. Kita harus lebih antisipasi lagi. Kuncinya adalah anak muda yang masih bersosialisasi karena bisa membawa virus ke rumah,” tutupnya.

LEAVE A REPLY