Ustaz Abdul Somad.

IDNEWS.CO.ID – Kehadiran ulama kondang ustaz Abdul Somad untuk isi dakwah di Komisi Pemberantsan Korupsi memetik masalah. Ternyata kehadiran UAS ke gedung KPK itu sempat dilarang oleh pimpinan dengan alasan UAS sangatlah kontroversial. Akan tetapi, sikap beda terjadi di TNI, mereka justru mengundang UAS secara sah.

Dikutip dari instagram sah UAS @ustadzabdulsomad_official, Kamis 21 November 2019, ia bahkan tunjukkan jika bisa undangan sah dari Tempat Besar TNI AD untuk isi tausiyah dalam rencana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. UAS diundang oleh Direktorat Keuangan TNI AD pada Selasa 19 November 2019 waktu 08.00 WIB.

Undangan sah itu langsung ditandatangani oleh Brigjen TNI Temas. Hadirnya UAS kelihatan diterima hangat oleh keluarga besar TNI AD. Ia mendapatkan cinderamata usai isi dakwah. Prajurit TNI nampak berganti-gantian meminta foto bersama.

Sebelumnya, Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan lembaganya sempat menghambat hadirnya Ustaz Abdul Somad untuk isi dakwah di kantornya. Agus mengatakan kalau hadirnya UAS, demikian ustaz Abdul Somad karib dipanggil, tidaklah undangan sah secara kelembagaan.

“Kalaupun Ustaz Somad sekalipun bukan lembaga. Jadi ada sejumlah staf yang pada kala itu pengamatan zuhur undang Ustaz Somad. Serta sebelumnya malamnya diberitahu, sebenarnya pimpinan sudah menghambat,” kata Ketua KPK Agus di Gedung MK, Jakarta Pusat, Rabu, 20 November 2019.

Agus sangkal pencegahan disebut bukan berkenaan kemampuan pengetahuan UAS, tetapi karena UAS termasuk yang memihak saat Pemilu 2019. Agus beralasan hal ini untuk mengontrol KPK tak dinilai berafiliasi politik spesifik.

“Bukan menghambat kemampuan UAS, namun kan di banyak waktu lalu sudah pernah ada kontroversi ya berkenaan beliau. Kami ingin kalaupun yang ceramah di KPK itu orang yang inklusif orang yang tidak memihak pada saluran spesifik. Angan-angan kita semua demikian,” kata Agus.

Agus mengaku malam harinya, sebelum UAS dakwah di KPK, pimpinan sudah diberitahu. Lantaran itu pimpinan KPK, tekan Agus, sempat meminta biar tak mengundang UAS.

“Malamnya kita diberitahu ada UAS ingin pengamatan zuhur. Kita sudah jangan, jangan diundang,” kata Agus (fat)

LEAVE A REPLY