Ustaz Abdul Somad. Foto: Facebook Ustadz Abdul Somad

IDNEWS.CO.ID – Ustaz Abdul Somad memberikan tanggapan mengenai penolakannya oleh pihak rektorat Universitas Gadjah Mada dalam memberikan kajian di masjid kampus tersebut. UAS mengaku tidak mempersoalkan masalah tersebut.

Dalam acara itu UAS juga turut mendoakan agar bangsa Indonesia menjadi bangsa yang berkasih sayang karena Allah.

“Ya Allah jadikan kami orang yang berkasih sayang karena engkau, bukan berkasih sayang karena golongan, bukan karena kepentingan, karena kalau selesai kepentingan, kita bermusuhan. Beri kami naungan ketika panas mendidih ubun-ubun, ada yang tenggelam karena keringatnya sampai ke pinggang, ke leher, dibawah singgasana Arays Keagungan Mu, hari itu tidak ada naungan kecuali naungan Engkau ya Allah,” doa UAS pada Rabu (16/10/2019).

Kemudian UAS juga meminta agar seluruh elemen bangsa Indonesia diberi istiqomah dan umur ditutup dengan husnul khotimah.

“Hidup ini bukan lama, tidak ada jaminan kita akan hidup pagi besok, seakan-akan ini hari terakhir, ini terakhir saya tausiah, karena besok saya mati,” ujarnya.

“Tapi kalau cerita tentang hidup, kita harus berfikir program bulanan, tahunan, ini harus ada program buka puasa bersama untuk tv One tahun 2021, harus. Tapi untuk akherat anggaplah ini hari terakhir dan besok kita akan mati,” tutupnya.

Seperti diketahui, takmir masjid UGM mengundang UAS untuk berceramah beberap waktu lalu. Namun mendekati waktu pelaksanaan kegiatan itu ditolak pihak rektorat. UAS pun akhirnya diundang ke Universitas Islam Indonesia dan Universitas Ahmad Dahlan untuk memberikan kajian dan ceramah. (ndi)

LEAVE A REPLY