Ustaz Abdul Somad. Foto: Facebook Ustadz Abdul Somad

IDNEWS.CO.ID – Nama Ustaz Abdul Somad (UAS) kembali ramai dibicarakan. Pasalnya diberitakan bahwa UAS dilaporkan ke Polda NTT oleh Organisasi massa Brigade Meo Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal ini berawal dari video ceramah UAS yang diunggah lewat akun twitter @P3nj3l4j4h. Dalam sebuah ceramah, UAS mengungkit soal salib, setelah mendapat pertanyaan dari catatan di selembar kertas

Lulus dari Universitas Al Azhar, Mesir, sepak terjang UAS banyak menimbulkan kontroversi. Sebut saja penolakan warga Indonesia di Hong Kong terkait rencana UAS untuk berceramah di sana. Nah, berikut ini sejumlah kontroversi Ustaz Abdul Somad.

Larang muslim belanja di kedai kopi

Dalam video yang beredar pada Oktober 2017 yang di-posting di YouTube, UAS menyatakan bahwa muslim yang berbelanja di gerai minuman Starbucks akan masuk neraka. UAS menyatakan demikian karena kedai kopi ini yang pro-LGBT.

Ditolak ceramah di beberapa daerah

UAS sempat beberapa kali ditolak saat akan memberi ceramah di sejumlah wilayah di Tanah Air. Ia pernah ditolak saat akan berceramah di Bali pada penghujung 2017 silam.

Ia juga pernah ditolak saat akan berceramah di Pondok Pesantren Al Husna, Mayong, Jepara, Jawa Tengah. Selain dalam negeri, UAS juga pernah menerima penolakan di Hong Kong.

Hina artis Rina Nose

Keputusan presenter Rina Nose untuk melepas hijab pada 2017 lalu ternyata menuai komentar dari Ustaz Abdul Somad.

Dalam video yang diunggah akun Media Alquran Sunnah pada 16 November 2017 lalu, UAS menjawab pertanyaan salah satu jemaahnya mengenai keputusan Rina Nose.

Saat itu UAS mengatakan Rina Nose itu siapa. Ia mengatakan menyebut yang pesek itu, dan mengatakan kalau artis-artis jelek kurang ada minat untuk mengamati.

Dipasangkan Cawapres Prabowo

UAS juga sempat membuat ramai bursa pemilihan presiden 2019 ini. Saat itu jelang pendaftaran pasangan calon Capres dan Cawapres. UAS disebut-sebut akan mendampingi Prabowo Subianto sebagai Cawapres.

Usulan UAS menjadi Cawapres Prabowo itu disampaikan oleh Ijtima Ulama. Namun akhirnya Sandiaga Uno yang menjadi cawapres Prabowo.

Hina salib

Yang terbaru, di pertengahan Agustus 2019, UAS lagi-lagi membuat heboh. Kendati video itu disebut adalah video lama, namun menjadi viral. Dalam video tersebut, UAS diduga menghina salib. Ceramah UAS itu dinilai menyinggung umat Kristiani. Kabarnya UAS dilaporkan oleh salah satu ormas ke Polda Metro Jaya. (ndi)

LEAVE A REPLY