Ilustrasi Facebook. Foto: The Hill

IDNEWS.CO.ID –¬†Facebook Indonesia menyatakan komitmen untuk turut menetapkan masa tenang pemilu 2019 di platformnya. Terhitung hari ini, iklan kampanye dipastikan tidak akan tampil di media sosial terbesar di dunia itu.

Bukan tiga hari, malah Facebook Indonesia mengaplikasikan masa tenang di platform mereka selama empat hari, yakni berlaku pada 14-17 April 2019.

“Yang kami putuskan masa tenang diatas platform Facebook itu berlangsung sampai tanggal 17 April,” Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia Ruben Hattari di Jakarta belum lama ini.

Ruben menerangkan, masa tenang sekarang ini terbilang cukup menarik, karena masa tenang di pemilu sebelumnya, yang dimana atribut pemilu sebatas spanduk yang sifatnya offline itu mungkin cukup gampang di pantau. Jadi sekarang ini, sudah merambah ke dunia maya, salah satunya di media sosial.

Jika selama masa tenang ini, masyarakat menemukan adanya kampanye politik muncul di platform Facebook, jadi bisa langsung dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).

“Jadi, contohnya teman-teman ingin melaporkan ada iklan politik yang muncul sepanjang masa tenang, tidak cuma sampai tanggal 16 April tetapi juga 17 April juga, silahkan laporkan ke Bawaslu, sebab ini wewenang Bawaslu,” papar pria berkacamata ini.

Nantinya, pelaporan yang di terima ke Bawaslu itu akan diteruskan kepada Facebook yang kemudian langsung ditindaklanjuti.

“Contohnya, ada temuan-temuan oleh kandidat-kandidat tertentu yang memasarkan atau beriklan politik diatas platform kami di masa tenang itu dan kami akan mengambil action langsung untuk menjalankan fungsi kita, setelah bekerjasama dengan Bawaslu dan Kominfo untuk menurunkan iklan itu,” ujarnya.

(fat)

LEAVE A REPLY