Ilustrasi ganjil genap. Foto: Merdeka.com

IDNEWS.CO.ID – Pengamat Transportasi Darmaningtyas menilainya, penerapan mode ganjil-genap kendaraan roda empat di DKI Jakarta butuh dikaji dalam. Dia mengatakan, ketentuan ganjil-genap masih belum efisien untuk mengatasi permasalahan kemacetan di ibu kota.

“Pemberlakuan ketentuan ganjil-genap lalu mungkin masih bisa dimaklumi orang karena ada momen Asian Games 2018 yang jadi sisi semua susunan orang. Tapi, aku rasa butuh dipikirkan bila memang ketentuan itu ingin dijalankan secara permanen karena lumayan berat,” kata Damningtyas di Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Ia memberi saran supaya pemerintah provinsi dan para pemangku kebutuhan lebih menggalakkan gerakan pemakaian transportasi publik. “Ya itu kan sudah ada commuterline, TransJakarta. Lalu saat ini ada MRT. Kelak penduduk Bekasi juga dapat memaksimalkan LRT. Orang sudah memiliki makin banyak pilihan moda transportasi,” kata Darmaningtyas.

Sebelumnya, ketentuan ganjil-genap ditempatkan saat Asian Games 2018 mulai waktu 06.00 – 21.00 WIB. Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) telah ajukan kritikan penerapan kembali ketentuan ganjil-genap kendaraan roda empat. Kepala BPTJ Bambang Prihartono ajukan kritikan itu pada Selasa (8/7/2019), diperuntukan terhadap Kementerian Perhubungan dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dalam surat bernomor TJ.102/1/2/BPTJ-2019. (fat)

LEAVE A REPLY