Ilustrasi pelecehan seksual. Foto: Hello Sehat

IDNEWS.CO.ID – Kasus pelecehan seksual pada anak wanita dibawah usia terus banyak muncul di Garut, Jawa Barat. Munculnya masalah ini terhitung masa dukun yang mencabuli 19 gadis dibawah usia.

Selesai itu ada dua masalah nampak adalah ayah mencabuli anak kandung dan ayah mencabuli anak tiri. Memberikan respon hal semacam itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Garut Jawa Barat, menyatakan prihatin. MUI ambil sikap dengan menyatakan Garut genting pelecehan seksual pada anak dibawah usia.

Ketua MUI Garut, KH. Sirojul Munir memperjelas perlakuan seorang ayah yang mencabuli anak kandungnya merupakan perbatan yang sudah begitu keluar batas. Lebih anak yang yang dicabuli merupakan beberapa anak dibawah usia.

“Ini sudah lebih dari tingkah laku binatang, ayah mencabuli darah dagingnya sendiri,” tuturnya, Kamis (18/7/2019).

Begitu juga dengan status pencabulan ayah pada anak tiri. Satu orang ayah selayaknya memandang anak tiri itu ialah sebagai anak kandung untuk dijaga dan dibesarkan. Banyak pelaku kedua masalah itu diniai pantas mendapatkan ganjaran hukuman berat.

“Hukuman berat pantas untuk ayah kandung atau ayah tiri yang mencabuli anak yang masih dibawah usia, jujur aku prihatin,” kata Sirojul Munir.

Ia menyambung, faksinya segera membuat surat edaran pada para ulama dan tokoh penduduk di Kabupaten Garut, untuk terus memberikan publikasi tentang Undang-undang Perlindungan Anak pada penduduk. Terkecuali itu, penduduk dan pemerintah supaya saling jaga beberapa anak dibawah usia supaya lolos dari kekerasan seksual.

“Ini berubah menjadi tanggungjawab bersama, kami faksi MUI keluarkan perintah supaya seluruh pihak saling melindungi anak di bawah usia dari apa pun,” katanya.

Selain itu, saat ini Unit Perlindungan Wanita dan Anak (PPA), Satreskrim Polres Garut, tengah mengatasi masalah Ujang Abdul Rosid (43), penduduk Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut. Rosid diketahui mencabuli dua putrinya yang masih berumur 15 dan 12 tahun. Satu diantara putrinya yang berumur 15 tahun bahkan udah melahirkan bayi wanita.

Unit PPA, Satreskrim Polres Garut, saat ini mengatasi masalah AR (32) penduduk Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, yang tega mencabuli anak tiri yang masih berumur 13 tahun sampai hamil enam bulan. Pencabulan itu dilakukan AR sejak masih berpacaran dengan ibu korban.

Dua masalah yang lain dari Kecamatan Malangbong, saat ini masih dikerjakan Polsek Malangbong, seorang ayah yang mencabuli anak gadisnya yang berumur 17 tahun sampai korban hamil tujuh bulan. Mengenai ayah yang mencabuli anak tirinya keluar di Kecamatan Cisompet dan kasusnya saat ini masih dikerjakan Polsek Cisompet. (ndi)

LEAVE A REPLY