IDNews.co.id – Sikap arogan diperlihatkan jajaran satpol PP kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (13/11) pagi. Sikap tidak terpuji diperlihatkan salah satu aparat satpol PP yang mengancam akan menembak atau membunuh seorang penjual lontong medan di kawasan Jalan Raya Radio Dalam Food Haus samping BRI.

“Jadi, saat saudara saya sudah menutup dagangan tiba-tiba aparat satpol PP datang menghampiri. Yang bikin kaget, oknum Satpol PP datang sambil teriak saya bunuh dan saya tembak kepada saudara saya,” ujar Charlie Simarmata, warga Kebayoran Baru kepada wartawan, Senin (13/11) malam.

Tak hanya itu, lanjut karyawan swasta ini, aparat satpol PP juga sempat membuka spanduk jualan padahal pedagang sudah mau pulang kerumah. Merasa ketakukan dan terancam akibat aksi arogan aparat Satpol PP Kecamatan Kebayoran Baru tersebut, akhirnya Charlie diberi kabar saudaranya.

“Saya langsung menuju lokasi sekitar 10 menit pasca kejadian. Akhirnya saya kejar rombongan Satpol PP tersebut. Ada sekitar 40 orang, mereka naik 4 mobil,” beber Charlie.

Kata Tim Relawan Anies-Sandi ini kepada rombongan Satpol PP dirinya ingin mengkonformasi maksud dan tujuan mereka sekaligus mengkonfirmasi ancaman yang diarahkan kepada saudaranya tadi. “Tapi mereka tidak ada yang mengakui,” ujarnya.

Charlie sangat menyayangkan aksi arogan satpol PP kecamatan Kebayoran Baru tersebut dalam menjalankan tugasnya.

“Kalau mau menertibkan pedagang atau spanduk gunakan cara yang benar. Masa pedagang yang punya tempat resmi berjualan mau ditertibkan? Kemudian spanduk yang sudah dilipat mau ditertibkan juga. Sementara spanduk-spanduk yang mengotori sepanjang jalan Keboyoran Baru, H Nawi, hingga Radio Dalam tidak ditertibkan padahal sudah bertahun-tahun dipasang. Ini kan aneh? Apakah karena mereka bayar setoran, makanya tidak ditertibkan?,” tanya Charlie dengan nada tinggi.

Charlie mengharapkan Camat Kebayoran Baru Nurokhman menertibkan anak buahnya dilapangan.

“Camat Kebayoran Baru harus bertanggungjawab atas aksi anak buahnya tersebut. Jangan sampai ada kesan Camat Kebayoran Baru melakukan pembiaran. Saya akan laporkan ke Gubernur dan Wagub,” ujarnya berapi-api. (ach)

LEAVE A REPLY