Ilustrasi garis polisi Foto: Bening.Media

IDNEWS.CO.ID – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bekerja sama dengan Kepolisian menggerebek tempat penjualan dan penyimpanan obat-obatan ilegal di kawasan pusat perbelanjaan Lapangan terbang City Mall, Kosambi, Tangerang, Banten, Selasa, 3 Desember 2019.

Menurut Kepala BPOM Penny K Lukito, terbongkarnya praktik penjualan obat-obatan ilegal itu setelah ada laporan penduduk. Toko itu jual obat-obat terlarang, salah satunya Tramadol dan Hexymer.

“Jadi, ia ini jual kosmetik dalam kawasan mal dan diluar itu, ia pula jual obat-obatan ini. Dimana pembelinya lantas merupakan berlangganan dari toko ini,” tukasnya.

BPOM bekerja bersama-sama dengan Kepolisian menggerebek tempat penjualan dan penyimpanan

Aparat memeriksa toko itu dan menemukan area buat menyimpan obat yang masuk dalam jenis psikotropika. “Kita bangun dan akhirnya dapat membuka gudang obat ilegal ini yang ada di Kosambi Barat, Tangerang,” tangkisnya.

BPOM mengambil alih 419 obat yang mengandung Tramadol dan Hexymer dengan jumlahnya butir 172.532 atau sejumlah Rp270 juta. Beberapa tanda untuk bukti untuk lengkapi berkas penyidikan dan sebagian orang ditahan.

“Sesaat ini kita masih terus melakukan pelacakan hingga mana peredaran obat-obatan yang memiliki dampak halusinasi lumayan tinggi ini,” tangkisnya. (fat)

LEAVE A REPLY