Bintang Ultimate Fighting Championship (UFC), Conor McGregor

IDNEWS.CO.ID – Reaksi keras dilontarkan petarung Mixed Martial Arts (MMA), Conor McGregor menanggapi kondisi masyarakat dan kebijakan pemerintah negaranya terkait upaya pencegahan virus corona. Tak tanggung-tanggung, respons tegas itu disampaikan McGregor kepada sosok pejabat tinggi.

Ya, bintang UFC asal Irlandia tersebut sebelumnya berjanji telah siap menggelontorkan donasi tak kurang sebesar €1 juta atau sekitar Rp17,7 miliar untuk membantu para petugas medis di rumah sakit yang menangani pasien wabah COVID-19.

Pada Selasa 24 Maret 2020, McGregor mendesak segera diberlakukannya lockdown sebagai langkah “yang tepat” dalam upaya untuk memerangi penyebaran pandemi global, yang telah menyebabkan lebih dari 20.000 orang meninggal dunia akibat COVID-19.

Baca juga: Peduli Corona, Pegolf Seksi Ajak Pria-pria ‘HornyBerdonasi

Hal ini disampaikan petarung flamboyan tersebut dalam sebuah pesan kepada Menteri Keuangan Irlandia. Sosok garang tersebut menyampaikan keresahannya tersebut melalui pesan langsung (DM) di Twitter kepada Menteri Keuangan Irlandia, Paschal Donohue.

McGregor pun menyebut bahwa Menteri Keuangan telah menanggapi DM Twitter-nya tersebut dan mendesak Dubliner untuk menentukan sejumlah kebijakan tentang bagaimana Anda dapat mendorong social distancing.

Pria 31 tahun itu kemudian memohon pada pemerintah Irlandia untuk menegakkan lebih banyak tindakan tegas ketika lockdown diberlakukan.

“Kami membutuhkan lebih banyak unit petugas di jalan untuk menegakkan aturan lockdown ini Pascal! Sudah terlalu longgar!” tegas McGregor.

McGregor juga geram melihat aktivitas di gedung perkotaan dan bandar yang masih tetap aktif beroperasi sebagai masalah besar yang jadi sumber penyebaran virus mematikan itu semakin terbuka.

“Sedikit demi sedikit akan menelan korban jiwa. Untuk melihat apa yang terjadi di sini, di Irlandia dan di seluruh dunia sangat memilukan bagi saya,” ujar McGregor.

Dua minggu lalu McGregor mengatakan bibinya telah meninggal dunia setelah tertular virus corona, meskipun kemudian dia mengklarifikasi bahwa wabah COVID-19 bukanlah penyebab kematiannya.

Baca juga:

Wabah Corona, Bintang Dortmund Ajak Warga Dunia Ikut Meditasi

Legenda MU Tak Ingin Premier League Berlanjut Tanpa Penonton

Ini Alasan ‘Social Distancing‘ Sulit Terjadi di Sepakbola

LEAVE A REPLY