Ilustrasi Ginseng

IDNews.co.id – Masyarakat Korea biasanya mengatakan ginseng dengan insam (Ginseng yang dibudidayakan). Di Korea, tanaman ginseng liar yang tumbuh di hutan-hutan lebat pegunungan dinamakan sansam (Ginseng gunung).

Walau tidak diketahui kapan pertama kali ginseng dibudayakan di Korea, tapi catatan histori dari Dinasti Joseon mengasumsikan kalau budidaya ginseng sudah diawali pada awal era ke-12, biarpun sansam telah ada jauh sebelum itu.

Dan, pengetahuan seputar kualitas ginseng Korea juga sudah di ketahui mulai sejak lama, bahkan juga sampai ke luar Korea. Satu diantara produk ginseng yang cukup populer bernama goryeo insam atau kerap juga dimaksud dengan ginseng goryeo atau ginseng Korea.

Ginseng Korea punya kwalitas baik karna ditanaman di tanah subur dengan iklim yang mensupport. Ginseng asli Korea diakui punya faedah yang lebih unggul serta teruji ketimbang jenis Ginseng beda.

Jenis serta kandungan saponin dalam ginseng Korea jauh lebih banyak dibanding dengan type ginseng yang lain, hingga khasiatnya juga diyakini semakin besar. Saponin ginseng Korea punya 23 jenis, dan saponin Ginseng Barat, Jepang atau China cuma kira-kira 8 sampai 15 jenis. Oleh karenanya, faedah Ginseng Korea begitu tinggi.

Di pada type ginseng yang ada, Ginseng yang tumbuh di alam liar (pegunungan), yaitu sansam yaitu yang paling mahal dipicu kelangkaan mereka. Harga akar ginseng gunung dapat tambah lebih mahal ketimbang hadiah dari menjadi pemenang undian, serta penemuannya senantiasa dipublikasikan dalam berita.

Bahkan, dalam suatu web site Korea situs (blog). korea. net, dipertunjukkan suatu foto ginseng liar yang berhasil diketemukan pada bulan Juni 2011, serta ginseng itu dihargai kurang lebih sebesar 100 juta won. Harga yang cukup fantastis untuk suatu ginseng, bukan ?

Tahun dan bentuk akar ginseng menentukan harga, dimana kedua parameter itu ditest dengan jeli oleh para ahli.

Telah sejak lama warga Korea begitu menghargai ginseng serta berupaya keras untuk memilikinya. Orang yang mencari ginseng liar disebut simmani, suatu profesi yang perlu banyak keahlian serta kesabaran penuh.

Ginseng yang ditanam di pegunungan serta dilewatkan tumbuh dengan bebas memang bukanlah sansam, namun mereka dinamakan dengan bebreda, yaitu jangnoesam. Dalam mencari ginseng liar ini, beberapa simmani berdoa terlebih dulu pada dewa gunung serta begitu berhati-hati dalam berkata ataupun melakukan tindakan, sebab mereka berasumsi ginseng liar menjadi hadiah dari dewa gunung.

Jika berhasil menemukan ginseng, mereka akan berteriam ” sim bwatda ” (saya telah menemukannya), lalu lakukan ritual pada dewa gunung sebelum menggalinya dengan hati-hati. (ndi)

LEAVE A REPLY