Ilustrasi hukum. Foto: DosenPendidikan.Com

IDNEWS.CO.ID – Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menggelar skedul persidangan pembacaan ketentuan praperadilan terkait masalah kepemilikan senjata api ilegal tersangka Kivlan Zen, Selasa (30/7/2019).

Dalam peridangan ini, hakim tunggal Achmad Guntur menolak permintaan pemohon yakni Kivlan Zen dan kuasa hukumnya.

“Menampik praperadilan oleh pemohon seluruh dan membebankan biaya sebesar nihil,” papar Hakim Guntur di Ruang Sidang Pokok Prof. H. Oemar Seno Adji, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Hakim sebutkan, jika alasan permintaan pemohon yang diserahkan dalam sidang praperadilan ini tidak miliki bukti cukup.

“Menimbang karena itu permintaan pemohon tentang pengesahan tersangka, penangkapan, penyitaan dinyatakan tidak beralasan. Oleh karena itu permintaan pemohon tidak diterima seluruh,” ujarnya.

Sebelumnya, polisi udah memastikan Kivlan sebagai tersangka masalah dugaan makar dalam akhir Mei 2019. Selang beberapa saat, polisi selanjutnya memastikan Kivlan sebagai tersangka masalah dugaan kepemilikan senjata api ilegal. Gak terima dengan pengesahan tersangka masalah itu, Kivlan Zen lantas ajukan tuntutan praperadilan. (ach)

LEAVE A REPLY