Ilustrasi pameran mobil baru.

IDNews.co.id – Salah satu faktor yang merubah kenaikan harga kendaraan bermotor yaitu pajak kendaraan dan bea balik nama atau BBN.

Koordinator Unit Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI, Robert Tobing mengatakan, pajak kendaraan bermotor dikoreksi setiap tahun.

” Banyak alasannya pajak dikoreksi tiap tiap tahun, ” kata Robert.

Salah satu alasannya ialah untuk mengurangi kepadatan jalan raya. Dengan biaya pajak dan bea balik nama yang tinggi, orang-orang akan memperhitungkan untuk memiliki kendaraan.

BPRD, kata dia, bahkan menyarankan supaya BBN kendaraan di Ibu Kota naik jadi 15 persen, dari mulanya yang sebesar 10 persen. Jumlah ini ikuti ketentuan yang berada di Jawa Timur.

” Tapi ini masih digodok, belum final. Kami memajukan 15 persen, karena di Jawa Timur sudah 15 persen, Jawa Barat sudah 12, 5 persen. Tergantung pertimbangan DPRD seperti apa kedepannya, ” kata dia.

Basic Pengenaan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor

Berdasarkan pasal 6 Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 9 Tahun 2010 tentang Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, basic pengenaan bea balik nama kendaraan bermotor ditetapkan berdasarkan harga market umum atas satu kendaraan bermotor.

Pada Pasal 6 ayat 5 berbunyi, dalam soal harga market umum satu kendaraan bermotor tidak diketahui, nilai jual kendaraan bermotor bisa ditetapkan berdasarkan beberapa atau semua faktor-faktor.

Pertama, harga kendaraan bermotor dengan isi silinder dan atau satuan tenaga yang sama. Kedua, pemakaian kendaraan bermotor untuk umum atau pribadi.

Ketiga, harga kendaraan bermotor dengan merk kendaraan bermotor yang sama. Keempat, harga kendaraan bermotor dengan tahun pembuatan kendaraan bermotor yang sama.

Kelima, harga kendaraan bermotor dengan pembuat kendaraan bermotor. Ke-6, harga kendaraan bermotor dengan kendaraan bermotor semacam, dan harga kendaraan bermotor berdasarkan dokumen pemberitahuan impor barang atau PIB.

Perhitungan basic pengenaan bea balik nama kendaraan diputuskan Menteri Dalam Negeri, setelah memperoleh pertimbangan dari Menteri Keuangan.

Perhitungan basic pengenaan bea balik nama kendaraan bermotor seperti disebut, dilihat kembali setiap tahun. (ndi)

LEAVE A REPLY