Internasional

Heboh, 4.800 Kotak Es Krim Terkontaminasi Covid-19 di China

IDNEWS.CO.ID – Lebih dari 4. 800 kotak es krim, terinfeksi COVID- 19 di Cina. Itu diketahui setelah salah satu ilustrasi yang dicoba diklaim positif terkena virus Corona.

Saat ini daulat berhak di Cina tengah melacak banyak orang yang mungkin telah melakukan kontak, ataupun mengkonsumsi es krim yang dibuat oleh Tianjin Daqiaodao Food Company itu.

Daulat anti- epidemi di Tianjin mengatakan, keseluruhan 935 kotak es krim yang terhampar COVID- 19, dari 2. 747 kotak yang merambah pasar, terletak di kota dan cuma 65 yang dijual ke pasar. Saat ini, daulat itu mengimbau masyarakat yang mungkin telah membeli es krim itu untuk melaporkan kesehatan dan pergerakan mereka.

Industri itu saat ini telah mengecap dan menaruh seluruh es krim penciptaan mereka, sejak mengenali kalau 4. 836 kotak es krim diklaim positif terhampar virus memadamkan itu.

Artikel Terkait

Tidak hanya menarik penciptaan es krim, 1. 662 pegawai industri pula telah dikarantina, dengan menjajaki bimbingan dari Tianjin Center for Disease Control.

Dilansir dari The Sun, analitis dini menguak industri itu memproduksi sejumlah es krim menggunakan materi anom, termasuk susu serbuk yang diimpor dari Selandia Terkini dan serbuk whey yang diimpor dari Ukraina.

Seorang ahli virus dari Universitas Leeds, Dokter Stephen Griffin, mengatakan kalau kemajuan itu tidak mungkin jadi pemicu keresahan.

” Aku pikir ini berawal dari seseorang, dan tanpa mengenali detailnya. Kita mungkin tidak butuh belingsatan kalau setiap es krim seketika akan terinfeksi virus corona,” tutur Griffin.

Sebagian hari yang lalu, Cina melaporkan kematian dampak COVID- 19 untuk awal kali sejak 8 bulan terakhir. Sementara itu, para ahli dari Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization), telah datang di Cina untuk mengawali pelacakan tentang asal- usul endemi.

Sebuah tim yang terdiri dari 10 ahli virologi dan akademikus lain dari World Health Organization, akan menghabiskan sekitar satu bulan di Wuhan, tempat permasalahan COVID- 19 awal ditemukan setahun lalu, untuk menyelidiki gimana virus memadamkan itu bertahan. (fat)

Back to top button

Adblock Aktif

Mohon Non - Aktifkan Adblock Pada Browser Anda !