Ilustrasi serangan jantung.

IDNEWS.CO.ID –¬†Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kembali menggolongkan 1 unggahan tulisan kesehatan yang sempat viral jadi hoaks. Tulisan Pesan Horor Gejala Serangan Jantung itu sempat beredar pada 2018 sebelum kembali muncul pada 2019.

Dalam postingan itu, tubuh dikatakan memberi 6 tanda sebelum terjadi serangan jantung 1 bulan setelahnya. Tanda yang tersebar lewat media sosial Facebook itu meliputi kelelahan ekstrim, gangguan tidur, sesak nafas, gangguan pencernaan, perasaan cemas berlebihan dan lengan lemah serta berat.

Faktanya seperti diambil dari Independent, terjadinya serangan jantung tidak bisa diperkirakan dengan tepat. Risiko serangan jantung cuma bisa diperkirakan berdasarkan kondisi pasien. Salah satunya dengan menghitung Framingham Risk Score (FRS) yang komponennya mencakup usia, total kolesterol darah, kebiasaan merokok, total HDL atau kolesterol baik, dan tekanan darah sistolik.

Skor FRS biasa digunakan fasilitas kesehatan di Indonesia untuk memperkirakan terjadinya serangan jantung sampai 10 tahun mendatang. Skor FRS dihitung tenaga kesehatan dengan mengetahui profil lemak pasien terlebih dulu. Makin tinggi skor FRS, semakin besar juga risiko mengalami serangan jantung.

Dengan tahu skor FRS dan risiko mengalami serangan jantung, pasien bisa melakukan upaya pencegahan sebelumnya untuk menekan risiko. Misal dengan memperbaiki pola makan, tidak merokok, dan olahraga.

(ria)

LEAVE A REPLY