IDNews.co.id – Tim penertiban gabungan Jakarta Pusat melakukan penyegelan terhadap klinik Abdi Medika, yang berlokasi di Jln Raden Saleh No.23, Kel. Cikini, Menteng Jakarta Pusat. Penyegelan tersebut di pimpin Asisten Pemerintahan Jakarta Pusat, Budi Roso di damping Ka.Sudin Kesehatan Jakarta Pusat, Yudhita Endah, Senin (16/7).

Penyegelan dilakukan sekitar pukul 13.30 Wib dengan menerjunkan 51 personil melibatkan anggota Satpol PP, petugas PTSP, TNI, Polisi, Dishub, aparat kecamatan dan kelurahan, aparat kesehatan serta instansi terkait.

Budi Roso mengatakan penyegelan terhadap klinik ini karena melanggar perda 8 tahun 2007 tentang kertiban umum. Selain itu juga pemilik klinik sudah diberikan peringatan sejak tahun 2015 agar mengurus perizinan, namun hingga kini izinnya tidak diurus-urus. Terpaksa pihaknya melakukan penyegelan.

“Pemkot Jakpus mempunyai kewenangan untuk menyegel tempat usaha yang melanggar peraturan Daerah. Klinik Abdi Medika di segel karena tidak memiliki izin operasional sarana kesehatan yang dikeluarkan PTSP,” ujar Budi.

Ka.Sudin Kesehatan Jakarta Pusat Yudhita Endah menjelaskan, Klinik Abdi Medika selian tidak memiliki izin operasional sarana kesehatan, klinik tersebut juga menyalahgunakan wewenang ijin praktek perseorangan yang sudah berakhir Juli 2016, dengan menjalakan praktik klinik.

Sejak tahun 2015, pihaknya telah memberikan pembinaan kepada pemilik klinik dan menyarankan agar segera mengurus perijinannya, namun hingga kini pemiliknya tidak juga mengurus.

“Yah sudah kita segel, karena semuanya ilegal, dan sejauh ini belum ada korban,” tandas Yudhita, Tim penertiban gabungan Jakarta Pusat melakukan penyegelan terhadap Klinik Abdi Medika yang berlokasi di Jln Raden Saleh No.23, Kel. Cikini, Menteng Jakarta Pusat. Penyegelan tersebut di pimpin Asisten Pemerintahan Jakarta Pusat, Budi Roso di damping Ka.Sudin Kesehatan Jakarta Pusat, Yudhita Endah, Senin (16/7).

Penyegelan dilakukan sekitar pukul 13.30 Wib dengan menerjunkan 51 personil melibatkan anggota Satpol PP, petugas PTSP, TNI, Polisi, Dishub, aparat kecamatan dan kelurahan, aparat kesehatan serta instansi terkait.

Budi Roso mengatakan penyegelan terhadap klinik ini karena melanggar perda 8 tahun 2007 tentang kertiban umum. “Selain itu juga pemilik klinik sudah diberikan peringatan sejak tahun 2015 agar mengurus perizinan, namun hingga kini izinnya tidak diurus-urus. Terpaksa pihaknya melakukan penyegelan,” ucapnya.

“Pemkot Jakpus mempunyai kewenangan untuk menyegel tempat usaha yang melanggar peraturan Daerah. Klinik Abdi Medika di segel karena tidak memiliki izin operasional sarana kesehatan yang dikeluarkan PTSP,” ujar Budi. (ach)

LEAVE A REPLY